Gercep!!! Personil Unit Reskrim Polsek Cikande dan Pamapta Polres Serang Olah TKP Pria Gantung Diri

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, SERANG — Personil Unit Reskrim Polsek Cikande dan Pamapta Polres Serang gerak cepat mendatangi lokasi menyusul adanya pria berinisial SA, 38 tahun, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, pada Jumat 5 Desember 2025.

SA yang diketahui berstatus duda dua anak diduga mengakhiri hidupnya akibat persoalan asmara dengan kekasihnya yang bekerja di Timur Tengah.

Kapolsek Cikande AKP Tatang mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh ibu korban, Nakijah, yang pulang ke rumah setelah menjemput cucunya, anak dari SA. Saat membuka pintu rumah, ia menemukan putranya sudah dalam kondisi menggantung.

“Jasad SA ditemukan ibu korban menggantung di kusen pintu. Ia langsung ke dapur mengambil pisau dan memotong kain yang menjerat leher anaknya,” terang Kapolsek.

Personel Polsek Cikande yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal serta meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pihak keluarga.

Kapolsek menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya akibat tekanan emosional terkait hubungan asmaranya.

“Dari keterangan keluarga dan riwayat komunikasi korban, diduga ada masalah kecemburuan dengan kekasihnya yang bekerja di luar negeri,” ujar Tatang.

Ia menambahkan bahwa korban diketahui beberapa kali terlibat cekcok melalui pesan singkat dengan pasangannya. Perselisihan tersebut diduga memicu stres dan tekanan psikologis yang mempengaruhi kondisi emosional korban.

“Selama beberapa hari terakhir, kondisi psikis korban diduga sedang tidak stabil,” lanjut Kapolsek.

Selain itu, pihak keluarga juga menyampaikan kepada kepolisian bahwa korban sebelumnya pernah mencoba menyakiti diri sendiri. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan penyidik dalam menarik kesimpulan sementara terkait penyebab kematian.

“Keluarga telah membuat surat pernyataan resmi menolak visum et repertum dan autopsi. Mereka menerima kematian korban sebagai takdir,” kata Tatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Dialog Banten Insight, Layanan 110 dan Titip Kendaraan Disosialisasikan
Ramadan Penuh Kehangatan, Kapolrestro Tangerang Kota Sapa Warga di Jalan
Ibu Rw dan Warga Lontar Senang, Jalan Gang Menuju Rumah Kini Diperbaiki dan Dipaving Sesuai Keinginan
Try Sutrisno,Meninggal Dunia,Try Sutrisno wafat, Wapres Try Sutrisno
Polda Metro Jaya Rakor Satgas Saber Pangan, Antisipasi Rawan Bapokting Dua Pekan Jelang Hari Raya
Ramadan Penuh Berkah, Kapolrestro Tangerang Kota Turun Langsung Bagikan Takjil untuk Pejuang Jalanan
Pembangunan Saluran Air diKampung Gaga Kecil Jadi Sorotan, Kinerja PPTK dipertanyakan
Polda Banten Tegaskan Bahwa Tidak Ada Rekayasa Hukum Terhadap Pasuntri Warga Jawilan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:13 WIB

Lewat Dialog Banten Insight, Layanan 110 dan Titip Kendaraan Disosialisasikan

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:07 WIB

Ramadan Penuh Kehangatan, Kapolrestro Tangerang Kota Sapa Warga di Jalan

Senin, 2 Maret 2026 - 10:35 WIB

Ibu Rw dan Warga Lontar Senang, Jalan Gang Menuju Rumah Kini Diperbaiki dan Dipaving Sesuai Keinginan

Senin, 2 Maret 2026 - 04:11 WIB

Try Sutrisno,Meninggal Dunia,Try Sutrisno wafat, Wapres Try Sutrisno

Senin, 2 Maret 2026 - 02:25 WIB

Polda Metro Jaya Rakor Satgas Saber Pangan, Antisipasi Rawan Bapokting Dua Pekan Jelang Hari Raya

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com