Suarapanturanews.com — Umbi Yakon salah satu tanaman umbi-umbian yang banyak tumbuh di daerah berhawa sejuk seperti Dataran Tinggi Dieng (DTD) Banjarnegara.
Konon tanaman ini berasal dari kawasan pegunungan Andes, Amerika Selatan. Saat ini umbi Yakon telah dibudidayakan di sejumlah daerah di Indonesia termasuk di DTD Banjarnegara.
Umbi yakon banyak dikenal karena rasanya yang manis dan teksturnya yang renyah seperti apel. Disamping rasanya yang enak, ternyata umbi Yakon memiliki beberapa keistimewaan, kandungan gula alami yang baik bagi kesehatan.
Inilah Beberapa Keistimewaan Umbi Yakon
Penyebaran umbi Yakon di Dieng sebenarnya sudah lama, namun kala itu warga hanya menanam di pinggiran lahan pertanian karena belum mengetahui khasiatnya.
Bahkan banyak dibuang begitu saja, saat pohon tersebut sudah berumur tahunan, padahal buahnya sudah sangat besar. Namun telah warga mengetahui manfaat umbi Yakon, tanaman ini kembali dibudidayakan.
Salah satu sentra umbi Yakon ada di kawasan Wisata Bosweisen di Desa Bakal Kecamatan Batur Kebumen Banjarnegara atau kawasan Dataran Tinggi Dieng (DTD).
Setiap panen raya, umbi Yakon ini dikirim ke Jakarta dan pasaran dan harga di tingkat lokal Banjarnegara juga semakin membaik mencapai Rp 25 – 30 ribu/kg.
Hermawan, ketua Pokdarwis Bosweisen Desa Bakal menyampaikan, tanaman umbi Yakon yang siap panen raya di Kawasan wisata Bosweisen mencapai 20.000 barang dan tanaman muda sekitar 10.000 batang/pohon.
”Kita tanam secara rutin, dan hasilnya dikirim ke Jakarta,on line dan harga dari petani Rp 25.000. Panen perbatang 3 – 5 kg. Usia 6 sampai 7 bulan. Jadi umur tanaman seperti singkong biasa,” ujar Hermawan, Minggu (10/1/2026).
Untuk diketahui bersama, manfaat utama umbi yakon diantaranya adalah untuk mengontrol gula darah. Senyawa prebiotik seperti FOS (Fruktooligosakarida) dan fruktosa membantu menghambat penyerapan gula, mencegah lonjakan gula darah.
Kesehatan Pencernaan: Inulin dan FOS adalah prebiotik yang memberi makan bakteri baik di usus, meningkatkan kesehatan pencernaan dan penyerapan nutrisi.
Kaya Serat & Antioksidan: Sumber serat, vitamin (C), dan antioksidan yang baik untuk kekebalan tubuh dan kesehatan kulit.
Kesehatan Jantung: Antioksidan dan kemampuannya mengatur gula darah dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Rendah Kalori & Glikemik: Cocok untuk diet karena rendah kalori dan tidak menyebabkan kenaikan gula darah drastis.
Potensi Antimikroba: Beberapa senyawa pada yakon menunjukkan aktivitas antibakteri dan antijamur.
Lantas Bagaimana Carane konsumsinya. Seperti ditulis diatas, bahwa umbi tanaman ini bisa langsung dimakan atau dibuat juice.
Sumber Berita: nnc
























