Suarapanturanews.com, SUKADIRI – Ketua MCS melontarkan kritik tajam terhadap pelaksanaan pembangunan jalan di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Meski Bupati Tangerang turun langsung meninjau lokasi pekerjaan, Ketua MCS menilai pengawasan tersebut harus dibuktikan dengan kualitas teknis yang benar-benar sesuai standar, bukan sekadar kunjungan simbolis.
Menurut Ketua MCS, pembangunan jalan harus mengedepankan ketahanan jangka panjang karena menggunakan anggaran publik. Ia menegaskan, proyek infrastruktur tidak cukup hanya terlihat rapi secara visual, tetapi harus kuat secara struktur dan memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Dan diduga terdapat beberapa temuan di lapangan yang menurut saya sangat keterlaluan. Indikasi perubahan metode pekerjaan, dugaan penggunaan material yang tidak sesuai, serta lemahnya pengawasan teknis menjadi catatan serius yang tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Ia menilai, jika dugaan tersebut benar, maka hal itu berpotensi menurunkan kualitas jalan dan memicu kerusakan dini. Kondisi tersebut bukan hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga membahayakan masyarakat sebagai pengguna jalan.
Ketua MCS juga meminta agar seluruh proses pembangunan dilakukan secara transparan, mulai dari spesifikasi teknis, mutu pekerjaan, hingga pengawasan lapangan. Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi penggunaan anggaran dan kualitas hasil pekerjaan.
“Kehadiran kepala daerah di lapangan seharusnya menjadi momentum memastikan pekerjaan sesuai standar. Jangan sampai pengawasan hanya bersifat seremonial, sementara kualitas teknis justru terabaikan,” tambahnya.
Ia berharap pemerintah daerah dan pihak pelaksana proyek segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pekerjaan di lapangan. Karena keberhasilan pembangunan jalan tidak diukur saat selesai dikerjakan, melainkan ketika jalan tersebut tetap kuat, aman, dan bertahan dalam jangka panjang.












