Sejumlah Pemda Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru, Ganti dengan Doa Bersama

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Sejumlah pemerintah daerah di Indonesia memutuskan untuk tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera, serta untuk menjaga ketertiban umum.

 

Sebagai pengganti perayaan yang bersifat hiburan, pemerintah daerah mengimbau masyarakat mengisi malam tahun baru dengan kegiatan doa bersama dan aktivitas positif lainnya.

 

Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten, mengeluarkan imbauan agar warga tidak menyalakan kembang api saat perayaan tahun baru. Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan keputusan tersebut merupakan wujud solidaritas kepada warga Sumatera yang masih dalam proses pemulihan pascabencana.

 

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum pergantian tahun untuk berdoa bersama di lingkungan masing-masing.

 

Kebijakan serupa juga diterapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menerbitkan Surat Edaran Nomor B200.1.3/13512/XII/BKBP/2025 tentang Imbauan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Dalam surat tersebut, masyarakat diimbau tidak menggelar pesta kembang api, konvoi kendaraan, pawai, maupun aksi kebut-kebutan di jalan.

 

Menurut Maesyal, kebijakan itu merupakan usulan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan telah disepakati bersama. Imbauan tersebut diberlakukan sejak 25 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Sementara itu, Pemerintah Kota Semarang juga membatalkan agenda pesta kembang api yang biasanya digelar di kawasan Simpang Lima. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan perayaan malam tahun baru akan diarahkan pada doa lintas agama dan penggalangan donasi untuk korban banjir di Sumatera.

 

Menurutnya, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan terhadap warga yang terdampak bencana alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua LKSA Izmi Ucapkan Selamat Milad ke-55 PT AirNav Indonesia
Ketua Umum dan Sekjen FORJA Banten Kunjungi Markas Besar AnalisasiBerNews.com, Perkuat Sinergitas Media dan Aktivis
Miris, Janda Anak Dua Desa Gaga Pakuhaji Tangerang Tinggal Di Rumah Tidak Layak Huni
Ketua MCS Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan terhadap Anggota MCS dan Pimpinan Redaksi Bantennet
Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa
Rampungkan Wasdal II, Tim Baharkam Polri Beri Nilai Kategori Emas untuk PT Petrokimia Gresik
Apresiasi KNPI Pandeglang atas Langkah Kejaksaan Agung dalam Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG: Menjaga Kesadaran Publik dan Integritas Hukum
Rohmat Soroti Maraknya Dugaan Rangkap Jabatan, Desak Pemkab Pandeglang Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:50

Ketua LKSA Izmi Ucapkan Selamat Milad ke-55 PT AirNav Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 09:59

Ketua Umum dan Sekjen FORJA Banten Kunjungi Markas Besar AnalisasiBerNews.com, Perkuat Sinergitas Media dan Aktivis

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:33

Miris, Janda Anak Dua Desa Gaga Pakuhaji Tangerang Tinggal Di Rumah Tidak Layak Huni

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:44

Ketua MCS Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan terhadap Anggota MCS dan Pimpinan Redaksi Bantennet

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:19

Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com