Pengurusan Akta Kematian Tak Kunjung Selesai, Pelayanan Dukcapil Kabupaten Tangerang Buruk

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Kabupaten Tangerang, Seorang warga yang berdomisili di Kecamatan Sepatan mengaku kecewa dan merasa dibohongi oleh oknum pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tangerang. Pasalnya, pengurusan akta kematian yang mereka ajukan sejak beberapa tahun lalu hingga kini belum juga selesai.

Menurut pengakuan warga, seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sejak awal Bahkan, warga mengaku telah menyerahkan surat ajuan pembuatan akte kematian kepada oknum pegawai yang menjanjikan proses pembuatan akta kematian akan segera diselesaikan.

“Sudah bertahun-tahun kami menunggu. Setiap kali ditanya, alasannya selalu diproses, tapi tidak pernah ada kejelasan,” ujar salah satu warga Sepatan yang enggan disebutkan namanya,” Rabu (11/02/2026).

Warga lainnya menuturkan bahwa keterlambatan tersebut sangat merugikan, karena akta kematian merupakan dokumen penting yang dibutuhkan untuk pengurusan warisan, perubahan data kependudukan, hingga keperluan administrasi lainnya.

Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan, terlebih warga mengaku telah mengeluarkan biaya tambahan di luar ketentuan resmi.

“Kalau memang tidak bisa, seharusnya dari awal dijelaskan. Jangan sampai masyarakat kecil dirugikan,” keluh warga lainnya.

Atas kejadian ini, warga Sepatan berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya pihak Dukcapil, dapat segera turun tangan untuk menindaklanjuti keluhan tersebut.

Warga juga meminta agar dugaan praktik pungutan liar oleh oknum pegawai dapat diusut secara transparan agar kejadian serupa tidak terulang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dukcapil Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut, Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Penulis : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajian Hukum: Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?
Sekretaris PPBNI Satria Banten DPAC Pagelaran Apresiasi Pelantikan Dean Bayu Pradana sebagai Bendahara Karang Taruna Kabupaten Pandeglang
GINTUNG DAN BAU PEMBIARAN: Ketika Sampah Menumpuk, Kepercayaan Publik Ikut Membusuk
Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi STISNU Nusantara, Bahas Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas
Gabungan Media Bersama GWI Temukan Kios Kosmetik Diduga Menjual Obat Keras Daftar G di Tangerang Selatan
Ketua LKSA Izmi Ucapkan Selamat Milad ke-55 PT AirNav Indonesia
Ketua Umum dan Sekjen FORJA Banten Kunjungi Markas Besar AnalisasiBerNews.com, Perkuat Sinergitas Media dan Aktivis
Miris, Janda Anak Dua Desa Gaga Pakuhaji Tangerang Tinggal Di Rumah Tidak Layak Huni
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:41

Kajian Hukum: Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?

Senin, 20 Juli 2026 - 09:35

Sekretaris PPBNI Satria Banten DPAC Pagelaran Apresiasi Pelantikan Dean Bayu Pradana sebagai Bendahara Karang Taruna Kabupaten Pandeglang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:00

GINTUNG DAN BAU PEMBIARAN: Ketika Sampah Menumpuk, Kepercayaan Publik Ikut Membusuk

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:23

Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi STISNU Nusantara, Bahas Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00

Gabungan Media Bersama GWI Temukan Kios Kosmetik Diduga Menjual Obat Keras Daftar G di Tangerang Selatan

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com