Penyelenggara CSR PIK2 di Sukadiri Tidak Profesional dan Alergi Kaum Pemuda

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Tangerang, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Sukadiri menyampaikan *kritik keras* terhadap kegiatan *Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu* yang diselenggarakan oleh manajemen *PIK 2* di Kantor Kecamatan Sukadiri pada *Rabu, 11 Maret 2026*.

Kritik tersebut muncul setelah beredarnya *surat undangan resmi bernomor 024/CSR/III/2026 tertanggal 9 Maret 2026* yang memuat daftar undangan dari berbagai unsur, mulai dari kepala daerah, unsur TNI–Polri, para camat, organisasi masyarakat, hingga organisasi pers.

Namun sangat disayangkan, dalam daftar undangan tersebut *tidak terdapat satu pun Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kecamatan Sukadiri*, termasuk *KNPI Kecamatan Sukadiri* yang secara struktural merupakan wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan di tingkat kecamatan.

Ketua KNPI Kecamatan Sukadiri menilai *ketiadaan unsur pemuda dalam kegiatan CSR tersebut menunjukkan adanya pengabaian terhadap peran pemuda di wilayah Sukadiri*.

“Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sukadiri, tetapi organisasi kepemudaan yang selama ini menjadi representasi pemuda justru tidak dilibatkan sama sekali. Hal ini sangat kami sesalkan,” tegasnya.

KNPI menilai bahwa program *Corporate Social Responsibility (CSR)* seharusnya dijalankan dengan prinsip *partisipatif, inklusif, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat*, terutama unsur kepemudaan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial di tingkat lokal.

Menurut KNPI, pelibatan pemuda bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam memastikan bahwa program sosial perusahaan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara luas.

“Kami melihat adanya ketimpangan dalam pelibatan unsur masyarakat. Banyak pihak diundang, termasuk organisasi di luar wilayah, namun organisasi kepemudaan yang berada langsung di Kecamatan Sukadiri justru tidak dilibatkan. Ini tentu menimbulkan pertanyaan publik,” lanjutnya.

KNPI juga mengingatkan bahwa perusahaan yang beroperasi dan menjalankan program sosial di suatu wilayah *memiliki tanggung jawab moral untuk membangun hubungan yang baik dengan seluruh elemen masyarakat*, termasuk generasi muda.

Selain itu, KNPI menilai bahwa *mengabaikan peran organisasi kepemudaan dapat menciptakan kesan bahwa program CSR dijalankan tanpa membangun kemitraan sosial yang sehat dengan masyarakat lokal.*

Oleh karena itu, KNPI Kecamatan Sukadiri mendesak agar ke depan *setiap program sosial maupun kegiatan CSR yang dilaksanakan di wilayah Sukadiri dapat melibatkan unsur pemuda secara terbuka dan proporsional*.

“Kami tidak mempersoalkan kegiatan santunan kepada anak yatim karena itu adalah kegiatan mulia. Namun kami mempertanyakan mengapa pemuda Sukadiri justru tidak dilibatkan dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan di wilayahnya sendiri,” tegas KNPI.

KNPI Kecamatan Sukadiri juga meminta adanya *evaluasi dan perbaikan pola komunikasi antara pihak penyelenggara kegiatan dengan elemen masyarakat lokal*, agar tidak menimbulkan kesan eksklusif dan tertutup dalam pelaksanaan program sosial di tengah masyarakat.

KNPI menegaskan bahwa pemuda Sukadiri *siap menjadi mitra dalam setiap kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat*, sepanjang ada komunikasi, keterbukaan, dan penghormatan terhadap keberadaan organisasi kepemudaan di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berbagi Kebahagiaan Dibulan Ramadhan PIK2 Santuni Anak Yatim Piatu Disukadiri
Media Center Sukadiri Kritik Keras PIK 2: CSR di Wilayah Sukadiri Abaikan Elemen Lokal
Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur “Selamat Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin”
Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kabupaten Tangerang Ketua DPW GMPK Banten: Bukan Hanya Bisa Bekerja, Tapi Harus Bisa Berbuat
Posko Layanan Kesehatan Di Soroti MCS, Ijum Setiawan : Pendataan Menjadi Kunci Kesehatan Bagi Warga
Sambut Mudik Lebaran, Polda Banten Sediakan Fasilitas Penitipan Kendaraan
Kepergok Pemilik Rumah, Pelaku Curanmor Tersungkur – Kunci Letter T Jadi Bukti Kuat Polisi
Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Wakil Presiden RI ke-6, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:21 WIB

Berbagi Kebahagiaan Dibulan Ramadhan PIK2 Santuni Anak Yatim Piatu Disukadiri

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:44 WIB

Penyelenggara CSR PIK2 di Sukadiri Tidak Profesional dan Alergi Kaum Pemuda

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:40 WIB

Media Center Sukadiri Kritik Keras PIK 2: CSR di Wilayah Sukadiri Abaikan Elemen Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:50 WIB

Pemerintah Kecamatan Sepatan Timur “Selamat Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin”

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:30 WIB

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kabupaten Tangerang Ketua DPW GMPK Banten: Bukan Hanya Bisa Bekerja, Tapi Harus Bisa Berbuat

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com