Ketua MCS Sukadiri Apresiasi Penegasan Totok Suryanto Soal Larangan Takedown Berbayar

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Tangerang, Ketua Media Center Sukadiri (MCS), Ijum Setiawan, S.S., S.H., menyampaikan apresiasi terhadap pernyataan Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, yang menegaskan bahwa penghapusan berita (takedown) tidak boleh dilakukan berdasarkan transaksi atau kepentingan sepihak.

Menurutnya, penegasan tersebut penting untuk meluruskan pemahaman publik sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh insan pers agar tetap berpegang pada prinsip profesionalisme dan etika jurnalistik.

“Apa yang disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pers adalah garis tegas. Takedown berita tidak bisa dilakukan sembarangan, apalagi karena faktor uang. Itu jelas melanggar etika dan merusak kepercayaan publik,” ujar Ijum Setiawan.

Ijum Setiawan menekankan bahwa dalam praktik jurnalistik, setiap keberatan terhadap pemberitaan telah diatur melalui mekanisme yang sah sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Melalui Dewan Pers, penyelesaian sengketa dilakukan secara profesional, antara lain melalui hak jawab, hak koreksi, serta rekomendasi resmi jika ditemukan pelanggaran kode etik.

Ia menilai mekanisme ini harus dihormati oleh semua pihak, baik media maupun masyarakat, demi menjaga keseimbangan antara kebebasan pers dan tanggung jawab.

Lebih lanjut, Ijum Setiawan mengingatkan bahwa praktik takedown berbayar, jika terjadi, bukan hanya melanggar etika, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

Pers memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang benar dan berimbang. Jika integritasnya terganggu oleh praktik-praktik tidak sehat, maka kepercayaan publik ikut tergerus,” tegasnya.

Sebagai bagian dari komunitas media lokal, MCS Sukadiri menyatakan komitmennya untuk terus menjaga marwah pers dengan menjunjung tinggi prinsip independensi, akurasi, dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan.

Ia juga mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama menolak segala bentuk praktik yang dapat mencederai profesi, termasuk penghapusan berita di luar mekanisme yang telah ditetapkan.

Pernyataan Totok Suryanto dinilai menjadi penguatan penting dalam menjaga tata kelola pers yang sehat. Dukungan dari MCS Sukadiri menunjukkan bahwa komitmen terhadap etika jurnalistik harus dijaga tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga oleh media di daerah.

Dengan demikian, pers diharapkan tetap menjadi pilar demokrasi yang kredibel, independen, dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Bersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Bongkar Baut
Rahasia Memasak Bayam Hijau Segar, Tidak Hitam dan Tetap Enak
Keren…!!! Taman Sepatan Timur di Minati Warga
Cara Mengatasi HP yang Lemot Setelah Update Software Tanpa Perlu Reset Pabrik
Keluhan Warga Ditindak Cepat, Polisi Hentikan Aktivitas Galian C di Korelet
Resep Tempe Goreng Bumbu Bawang Renyah Tahan Lama, Rahasia Kriuk Gurih Anti Lembek
Cara Menanam Kangkung di Ember Tanpa Tanah, Praktis untuk Lahan Sempit dan Cepat Panen
Tarik Tunai Tanpa ATM Makin Populer, Cukup Pakai HP untuk Ambil Uang
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:49

Cara Bersihkan Kipas Angin Berdebu Tebal Tanpa Bongkar Baut

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:44

Rahasia Memasak Bayam Hijau Segar, Tidak Hitam dan Tetap Enak

Senin, 11 Mei 2026 - 10:53

Keren…!!! Taman Sepatan Timur di Minati Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 08:29

Cara Mengatasi HP yang Lemot Setelah Update Software Tanpa Perlu Reset Pabrik

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20

Keluhan Warga Ditindak Cepat, Polisi Hentikan Aktivitas Galian C di Korelet

Berita Terbaru

Berita

Keren…!!! Taman Sepatan Timur di Minati Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 10:53

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com