Suarapanturanews.com — Timnas Argentina kembali menjadi sorotan utama pada gelaran Piala Dunia 2026. Status sebagai juara bertahan membuat skuad asuhan Lionel Scaloni memikul ekspektasi besar dari jutaan pendukungnya di seluruh dunia.
Turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menjadi ajang spesial bagi Argentina. Selain berupaya mempertahankan gelar yang diraih pada Piala Dunia 2022 di Qatar, publik juga menantikan aksi sang megabintang, Lionel Messi, yang kemungkinan menjalani turnamen Piala Dunia terakhir dalam karier profesionalnya.
Argentina tergabung di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Secara kualitas di atas kertas, Albiceleste memang menjadi unggulan utama untuk lolos ke babak berikutnya. Namun, pengalaman di berbagai turnamen besar membuktikan bahwa tidak ada pertandingan yang mudah di level Piala Dunia.
Berdasarkan jadwal resmi FIFA, Argentina akan memulai perjalanan mereka dengan menghadapi Aljazair pada 17 Juni 2026 di Kansas City Stadium. Setelah itu, mereka bertemu Austria pada 22 Juni sebelum menutup fase grup melawan Yordania pada 27 Juni 2026.
Jadwal Lengkap Timnas Argentina di Fase Grup
1. Argentina vs Aljazair
Rabu, 17 Juni 2026
Pukul 08.00 WIB
Kansas City Stadium
2. Argentina vs Austria
Selasa, 23 Juni 2026
Pukul 00.00 WIB
Dallas Stadium
3. Yordania vs Argentina
Minggu, 28 Juni 2026
Pukul 09.00 WIB
Dallas Stadium
Peluang Argentina di Grup J
Jika melihat komposisi grup, Argentina memiliki peluang besar menjadi juara Grup J. Kualitas pemain yang dimiliki jauh lebih unggul dibandingkan tiga rivalnya.
Di bawah mistar gawang masih ada Emiliano Martinez yang menjadi pahlawan pada Piala Dunia 2022. Lini belakang diperkuat Cristian Romero, Lisandro Martinez, hingga Nahuel Molina. Sementara sektor tengah dihuni Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul.
Pada lini depan, Lionel Scaloni memiliki banyak opsi. Selain Lionel Messi, tersedia Julian Alvarez, Lautaro Martinez, Alejandro Garnacho hingga Nico Paz yang siap memberikan warna baru dalam permainan Albiceleste.
Kedalaman skuad menjadi salah satu alasan mengapa Argentina kembali masuk dalam daftar favorit juara. Mereka tidak hanya mengandalkan Messi semata, tetapi juga memiliki generasi pemain yang sudah matang secara pengalaman maupun mental.
Lionel Messi Masih Jadi Magnet Utama
Meski telah berusia 38 tahun, Lionel Messi tetap menjadi pusat perhatian dunia sepak bola. Kehadirannya pada Piala Dunia 2026 menghadirkan daya tarik tersendiri.
Pada laga pembuka melawan Aljazair, Messi bahkan sukses mencatatkan hattrick dan membawa Argentina menang meyakinkan 3-0. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pemain berjuluk La Pulga itu masih berada di level tertinggi sepak bola dunia.
Bagi banyak penggemar, Piala Dunia 2026 bisa menjadi kesempatan terakhir menyaksikan Messi tampil di panggung terbesar sepak bola internasional. Oleh karena itu, setiap pertandingan Argentina diprediksi akan menyedot perhatian global.
Tantangan Sesungguhnya Ada di Babak Gugur
Walaupun fase grup terlihat relatif aman, tantangan sebenarnya bagi Argentina kemungkinan muncul saat memasuki babak gugur.
Format baru Piala Dunia 2026 menghadirkan 48 peserta dan 104 pertandingan. Dua tim teratas dari setiap grup serta delapan peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak 32 besar. Sistem ini membuat persaingan menjadi lebih panjang dan menguras energi pemain.
Argentina harus menjaga konsistensi sejak fase grup agar mendapatkan jalur yang lebih menguntungkan pada fase knockout. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal mengingat kualitas peserta Piala Dunia semakin merata.
Strategi Lionel Scaloni Menjelang Laga Krusial
Pelatih Lionel Scaloni dikenal sebagai sosok yang fleksibel dalam menerapkan strategi. Ia tidak terpaku pada satu formasi dan mampu menyesuaikan pendekatan berdasarkan lawan yang dihadapi.
Menjelang pertandingan melawan Austria, misalnya, Scaloni dihadapkan pada pilihan antara Lautaro Martinez dan Julian Alvarez sebagai ujung tombak utama. Kedua pemain memiliki karakter berbeda yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan pertandingan.
Kemampuan Scaloni membaca situasi pertandingan menjadi salah satu faktor penting yang membawa Argentina meraih berbagai trofi dalam beberapa tahun terakhir.
Antusiasme Pendukung Albiceleste
Di berbagai negara, termasuk Indonesia, penggemar Argentina terus menunjukkan antusiasme tinggi. Nama besar Messi dan status juara bertahan membuat setiap pertandingan Albiceleste menjadi tontonan yang dinanti.
Media sosial dipenuhi diskusi mengenai peluang Argentina mempertahankan gelar. Banyak yang percaya skuad saat ini masih cukup kuat untuk melangkah jauh hingga final.
Apalagi performa awal yang impresif memberi sinyal bahwa Argentina datang ke Amerika Utara bukan sekadar meramaikan turnamen, melainkan benar-benar memburu trofi kedua secara beruntun.
Sumber Berita: nnc
















