Suarapanturanews.com, Tangerang — Suasana haru menyelimuti kediaman Kepala Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (25/6/2026).
Tepat di 10 Muharram 1448 Hijriyah hari yang dikenal sebagai Hari Raya Yatim Kepala Desa Mekar Kondang Muhamad Shofa Marwah memperingatinya dengan menyantuni ratusan anak yatim, janda tua, dan kaum dhuafa.
Mengusung tema “Mari Berbagi Kebahagiaan dan Keberkahan di 10 Muharram dengan Menyantuni Anak Yatim”, Shofa Marwah bersama sang istri, Ny. Udriyah Shofa, menyambut langsung kedatangan para penerima santunan sejak pagi hari. Acara digelar sederhana namun khidmat di halaman rumah, lengkap dengan tenda dan jamuan yang disiapkan panitia.
Sebanyak 67 anak yatim, 253 janda tua, dan 12 dhuafa berkumpul mengikuti rangkaian kegiatan. Lantunan shalawat Nabi menggema, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin para tokoh agama setempat. Pada momen itulah, Shofa Marwah dan istrinya tak kuasa menahan tangis saat ratusan yatim, janda tua, dan dhuafa memanjatkan doa untuk mereka.
Sebagai wujud syukur atas rezeki yang Allah SWT titipkan, ia menyalurkan ratusan paket sembako dan tali asih kepada para penerima. Kegiatan ini juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, Sekretaris Kecamatan Sukadiri, para imam masjid, serta perangkat desa.
Dalam keterangannya, Kepala Desa Mekar Kondang Muhamad Shofa Marwah menyampaikan pesan tentang makna 10 Muharram 1448 hijriyah.
“Sepuluh Muharram adalah hari yang dimuliakan Allah SWT, hari yang mengajarkan kita untuk melembutkan hati, menguatkan empati, dan berbagi dengan anak-anak yatim serta mereka yang membutuhkan. Apa yang kami lakukan hari ini semata-mata ikhtiar kecil untuk meraih keberkahan dan ridha-Nya,” ujarnya.
Ia menambahkan, menyantuni yatim bukan hanya soal memberi materi, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kasih sayang.
“Rasulullah SAW mengajarkan bahwa orang yang memuliakan anak yatim akan dekat dengan beliau di surga. Semoga doa-doa yang dipanjatkan hari ini menjadi wasilah kebaikan, membawa ketenteraman bagi desa kami, dan menguatkan persaudaraan di tengah masyarakat,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Shofa Marwah mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan 10 Muharram sebagai momentum berbagi yang berkelanjutan.
“Mudah-mudahan Allah SWT menerima amal ibadah kita, melapangkan rezeki, dan menjadikan Desa Mekar Kondang sebagai desa yang rukun, religius, serta penuh keberkahan,” pungkasnya.
Penulis : AMS
Sumber Berita: DELLIK.ID













