Suarapanturanews.com — Tumit kaki kering dan pecah-pecah merupakan masalah kulit yang cukup sering dialami banyak orang.
Kondisi ini biasanya ditandai dengan kulit tumit yang terasa kasar, menebal, bersisik, bahkan muncul retakan yang dapat menimbulkan rasa perih ketika berjalan.
Jika dibiarkan, retakan pada tumit kaki juga bisa semakin dalam dan berisiko mengalami infeksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masalah ini dapat dipicu oleh berbagai hal, mulai dari kurangnya kelembapan kulit, terlalu sering berdiri, penggunaan alas kaki yang kurang tepat, hingga kebiasaan berjalan tanpa alas kaki.
Berikut beberapa cara mengatasi tumit kaki kering dan pecah-pecah yang bisa kamu ketahui.
1. Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat
Salah satu cara sederhana untuk merawat tumit yang kering adalah merendam kaki menggunakan air hangat selama sekitar 10–15 menit.
Air hangat dapat membantu melembutkan kulit yang menebal sehingga lebih mudah dibersihkan.
Hindari menggunakan air yang terlalu panas karena dapat membuat kulit semakin kering dan menghilangkan minyak alami yang berfungsi menjaga kelembapannya.
2. Gunakan Pelembap Khusus untuk Tumit
Pelembap menjadi salah satu perawatan penting untuk mengatasi tumit yang kering dan pecah-pecah.
Pilih krim kaki yang mengandung bahan seperti urea, gliserin, ceramide, atau petroleum jelly.
Gunakan pelembap setelah mandi atau mencuci kaki ketika kulit masih sedikit lembap.
Oleskan secara merata pada bagian tumit, kemudian gunakan secara rutin pada pagi dan malam hari agar hasil perawatannya lebih optimal.
3. Gosok Kulit Mati Secara Perlahan
Tumit yang kering biasanya memiliki lapisan kulit mati yang membuat permukaannya terasa kasar dan menebal.
Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan batu apung atau alat khusus penghalus kaki setelah merendam kaki dengan air hangat.
Gosok bagian tumit secara perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan.
Jangan mengelupas kulit menggunakan benda tajam, gunting, atau pisau karena dapat menyebabkan luka dan memperparah retakan.
4. Gunakan Petroleum Jelly Sebelum Tidur
Petroleum jelly dapat membantu mengunci kelembapan kulit sehingga tumit tidak mudah kehilangan air selama tidur.
Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan mengoleskan lapisan tipis petroleum jelly pada tumit yang sudah dibersihkan.
Setelah itu, gunakan kaus kaki berbahan katun agar kelembapan lebih terjaga dan produk tidak mudah menempel pada seprai.
Lakukan perawatan ini secara rutin pada malam hari, terutama ketika kulit tumit terasa sangat kering.
5. Pilih Alas Kaki yang Nyaman
Penggunaan alas kaki juga berpengaruh terhadap kondisi tumit.
Sepatu atau sandal yang terlalu keras, sempit, maupun tidak memiliki bantalan yang baik dapat meningkatkan tekanan dan gesekan pada bagian tumit.
Sebaiknya pilih alas kaki dengan ukuran yang sesuai, memiliki bantalan empuk, serta mampu menopang bagian belakang kaki.
6. Cukupi Kebutuhan Cairan dan Perhatikan Asupan Nutrisi
Menjaga kesehatan kulit tidak hanya dilakukan dari luar, tetapi juga perlu didukung dengan kebiasaan makan dan minum yang baik.
Pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan setiap hari agar tidak mengalami dehidrasi.
Selain itu, konsumsi makanan bergizi seperti telur, ikan, sayuran hijau, buah-buahan, dan kacang-kacangan.
Kandungan protein, vitamin, serta mineral di dalamnya membantu mendukung kesehatan kulit.
7. Hindari Kebiasaan yang Membuat Tumit Semakin Kering
Beberapa kebiasaan sehari-hari dapat memperburuk kondisi tumit, seperti mandi terlalu lama menggunakan air panas, memakai sabun yang terlalu keras, berjalan tanpa alas kaki di permukaan kasar, serta membiarkan kaki terus-menerus berada dalam kondisi kering.
Cobalah menggunakan sabun yang lembut, membatasi waktu mandi, dan segera mengoleskan pelembap setelah membersihkan kaki.
Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus mencegah tumit kembali pecah-pecah.
Inilah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi tumit kaki kering dan pecah-pecah.


















