Diduga Bisnis Seragam Sekolah SMP Negeri di Kabupaten Tangerang Raup 7,5 Miliar di laporkan ke kejari

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Diduga Bisnis pengadaan seragam sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di seluruh kabupaten Tangerang di Provinsi Banten dinilai sebagai bisnis “abadi” dengan perputaran uang yang sangat besar, Diduga Nilainya diperkirakan mencapai Rp7,5 miliar setiap tahun.

Hal tersebut disampaikan deputi kajian korupsi DPW GMPK Banten, “Adang Kosasih”kepada wartawan, Kamis (08/01/2026).

Menurut Adang Kosasih, kebutuhan seragam sekolah yang wajib dibeli oleh siswa baru setiap tahun menjadikan sektor ladang bisnis yang tidak pernah sepi termasuk kegiatan tour, dan private renang jelas ini ada keterlibatan ketua Gugus dan MKKS dari masing masing sekolah SMP negeri di kabupaten Tangerang

“Setiap tahun ajaran baru, orang tua siswa pasti mengeluarkan biaya untuk seragam Jika dikalkulasikan secara keseluruhan untuk SMP Negeri se-kabupaten tangerang, nilainya bisa mencapai Rp7,5 miliar per tahun,” serta keuntungan per-sekolah mencapai 72 juta di luar agenda bisnis tour dan private renang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, besarnya nilai tersebut seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan pemangku kebijakan pendidikan termasuk dinas pendidikan kabupaten Tangerang

Pasalnya, jika tidak dikelola secara transparan dan sesuai aturan, pengadaan seragam berpotensi menimbulkan praktik monopoli maupun pungutan yang memberatkan masyarakat dan menjadikan ladang korupsi bersama

“kami Deputi kajian korupsi DPW GMPK Banten mendorong agar pengadaan seragam sekolah tidak menjadi ajang bisnis yang membebani wali murid. Sekolah harus mematuhi aturan, tidak boleh mewajibkan pembelian seragam di pihak tertentu,” tegasnya.

Adang Kosasih “juga meminta Dinas Pendidikan di kabupaten Tangerang provinsi-Banten untuk melakukan pengawasan ketat terhadap praktik penjualan seragam di lingkungan sekolah. Menurutnya, prinsip pendidikan yang adil dan terjangkau harus menjadi prioritas utama.

“Pendidikan itu hak semua warga negara. Jangan sampai ada orang tua yang kesulitan menyekolahkan anaknya hanya karena mahalnya biaya seragam,” pungkasnya.

Sumber Berita: DPW GMPK Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurusan Akta Kematian Tak Kunjung Selesai, Pelayanan Dukcapil Kabupaten Tangerang Buruk
Rapat Evaluasi Kinerja dan Diskusi, Media Center Sukadiri: Perkuat Peran Pers Dengan Perkembangan Informasi Dan Demokrasi 
Pilar Hadiri HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI
Koperasi Sekolah Penyediaan Seragam Di Sorot Ketua DPD GMPK Kabupaten Tangerang
Media Propan News TV Gelar Anniversary Ke.1 Jelang Rakernas, Berlangsung Meriah di Ciracas
Dana Desa Bukan Misteri: Ini Peran Kemenkeu, Desa, dan Masyarakat dalam Mengawasi Penggunaannya
SMPN 1 Sukadiri Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026
Opersa6 Keselamatan Lintas Polres metro Depok Operasi jelang Jalan Keselamatan Pendendara
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 04:01 WIB

Pengurusan Akta Kematian Tak Kunjung Selesai, Pelayanan Dukcapil Kabupaten Tangerang Buruk

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:05 WIB

Rapat Evaluasi Kinerja dan Diskusi, Media Center Sukadiri: Perkuat Peran Pers Dengan Perkembangan Informasi Dan Demokrasi 

Senin, 9 Februari 2026 - 14:17 WIB

Pilar Hadiri HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI

Senin, 9 Februari 2026 - 04:17 WIB

Koperasi Sekolah Penyediaan Seragam Di Sorot Ketua DPD GMPK Kabupaten Tangerang

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:57 WIB

Media Propan News TV Gelar Anniversary Ke.1 Jelang Rakernas, Berlangsung Meriah di Ciracas

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com