Polda Banten Sampaikan Perkembangan Penanganan Dugaan Ledakan Bom Ikan di Panimbang

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, Serang – Polda Banten melalui tim INAFIS Ditreskrimum Polda Banten, Tim Gegana Satbrimob Polda Banten sedang melaksanakan Pengamanan TKP dilanjutkan Sterilisasi serta olah TKP terkait dugaan ledakan Bom Ikan yang terjadi di Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Rabu (26/8) sekitar pukul 13.30 WIB.

Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan turut berduka cita atas korban meninggal dunia berinisial MA dalam peristiwa tersebut.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara MA dalam peristiwa dugaan ledakan Bom Ikan di Panimbang. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Kombes Pol Maruli pada Rabu (26/8).

Selanjutnya, Kombes Pol Maruli mengatakan bahwa pihaknya saat ini melakukan sterilisasi dan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti.

“Tim Gegana Satbrimob Polda Banten masih melakukan sterilisasi untuk selanjutnya dilakukan olah TKP oleh Tim INAFIS Ditreskrimum Polda Banten, guna mengumpulkan barang bukti,” katanya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Maruli menambahkan bahwa berdasarkan informasi sementara, ledakan terjadi di rumah milik MA (48), seorang nelayan yang berdomisili di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang. Yang tinggal bersama istrinya IY (43). Akibat kejadian tersebut, dua rumah di sekitar lokasi mengalami kerusakan

“Dalam kejadian ini, MA meninggal dunia, sementara IY mengalami luka berat dan saat ini di rawat di RS Panimbang Pandeglang,” tambahnya.

Diakhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menghimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar tidak meracik maupun menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan.

“Selain dapat merusak lingkungan, penggunaan bahan peledak juga dapat membahayakan keselamatan. Ingat, satu tindakan yang tidak tepat dapat membahayakan diri sendiri, keluarga maupun orang lain di sekitar. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Banten Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi dengan Santun dan Damai
Kumpulkan Puluhan Leasing, Kapolresta Tangerang Tegaskan Larangan Tarik Kendaraan di Jalan
Polda Banten Tindaklanjuti Video Viral Keluhan Pedagang di ASDP Merak
Kapolda Banten Sampaikan Ucapan Maulid Nabi, Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah SAW
Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah
Semangat Kemerdekaan, Kapolda Banten Rayakan HUT ke-81 RI Bersama Masyarakat
Seleksi Taruna Akpol TA 2026 Masuki Tahap Akhir, Wakapolri Pimpin Pemeriksaan Penampilan 404 Calon Taruna di Semarang
Komitmen Pelayanan Publik, Subden C Den Perintis Laksanakan Gatur Lalin di Jalur Utama Margonda
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:17

Polda Banten Sampaikan Perkembangan Penanganan Dugaan Ledakan Bom Ikan di Panimbang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:13

Polda Banten Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi dengan Santun dan Damai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:10

Kumpulkan Puluhan Leasing, Kapolresta Tangerang Tegaskan Larangan Tarik Kendaraan di Jalan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:05

Polda Banten Tindaklanjuti Video Viral Keluhan Pedagang di ASDP Merak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:32

Kapolda Banten Sampaikan Ucapan Maulid Nabi, Ajak Masyarakat Teladani Rasulullah SAW

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com