Suarapanturanews.com — Tangerang, Jaringan Relawan Rudi Maesyal untuk Tangerang yang dikenal dengan sebutan Jawara Tangerang resmi dibubarkan. Komunitas relawan ini sebelumnya dideklarasikan pada 10 Maret 2024 di Balekita Rajeg, Kabupaten Tangerang, dengan tujuan mendorong dan mendukung pencalonan Maesyal Rasyid sebagai Bupati Tangerang.
Pendiri Relawan Jawara Tangerang, Imam Fachrudin, menyampaikan bahwa pembubaran dilakukan setelah hampir satu tahun pasca terpilihnya Maesyal Rasyid sebagai Bupati Tangerang. Menurutnya, selama periode tersebut relawan tidak pernah mendapatkan pembinaan maupun pemberdayaan dari pihak yang didukungnya.
“Kurang lebih satu tahun sejak Pak Maesyal terpilih menjadi Bupati Tangerang, relawan ini tidak diberdayakan, bahkan disentuh pun tidak,” ujarnya
Imam mengungkapkan bahwa peran relawan dalam kontestasi politik sangatlah penting, khususnya dalam membangun pengaruh sosial dan memperluas jaringan dukungan saat Pilkada berlangsung. Ia menilai kontribusi relawan seolah tidak dimaknai secara strategis setelah kemenangan diraih.
“Kita memang bukan mesin politik seperti partai, namun kita punya andil besar dalam memberikan political influence yang sangat berpotensi memengaruhi partisipasi masyarakat dalam memilih Pak Maesyal Rasyid menjadi Bupati Tangerang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa keputusan pembubaran diambil setelah melalui pertimbangan matang.
“Saya kira satu tahun sudah cukup melihat situasi dukungan kita yang tidak dimaknai dan tidak diartikan sebagai bagian dari potensi yang ada di sekitar kekuasaan. Maka kami putuskan untuk membubarkan komunitas ini dan menarik dukungan,” pungkasnya. (Rls)






















