Diterjang Angin Kencang Hingga Runtuh, Warga Kampung Cembeh Ciruas Menanti Kepedulian Pemerintah

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Serang, Nasib malang menimpa Sri Rahayu, warga Kampung Cembeh, RT 02/RW 01, Desa Ciruas, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Rumah tinggalnya roboh akibat cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Namun, hingga kini bantuan maupun perhatian dari pemerintah setempat tak kunjung datang.

Peristiwa robohnya rumah Sri Rahayu terjadi sejak tiga hari yang lalu. Kondisi bangunan yang terdampak cuaca buruk membuat tempat tinggalnya kini tak lagi bisa dihuni dengan layak. Ironisnya, di tengah kondisi sulit tersebut, Sri mengaku belum ada satu pun pihak dari Pemerintah Desa (Pemdes) Ciruas maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang turun ke lapangan untuk meninjau atau memberikan bantuan.

Saat ditemui warga sekitar, Sri Rahayu mengungkapkan rasa kecewanya atas lambatnya respons dari pihak berwenang. “Sudah tiga hari rumah saya runtuh diterpa hujan dan angin kencang, tapi sampai saat ini belum ada perhatian sama sekali. Baik dari desa maupun kabupaten, belum ada yang datang melihat,” ujar Sri dengan nada sedih.

Sri Rahayu kini hanya bisa berharap adanya kepedulian dari para pemangku kebijakan. Sebagai warga yang sedang tertimpa musibah bencana alam, ia sangat membutuhkan uluran tangan untuk memperbaiki tempat tinggalnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak korban masih menunggu itikad baik dan tindakan nyata dari instansi terkait, seperti BPBD Kabupaten Serang maupun Dinas Sosial, agar segera menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak bencana.

Masyarakat sekitar juga berharap agar pemerintah tidak menutup mata terhadap musibah yang menimpa warga kecil, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih belum menentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MCS: Jangan Biarkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berakhir Tanpa Kejelasan Hukum
Cinta: Kegilaan yang Diterima Masyarakat
Api Padam, Saatnya Benahi Kawasan TPA Jatiwaringin Secara Menyeluruh
Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal
UPTD Puskesmas Sukatani Siagakan Posko Kesehatan Untuk Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Pembagian Masker Kepada warga Masyarakat Dampak oleh Peristiwa Kebakaran Yang Terjadi di TPA Jatiwaringin
Penyebab Kebakaran TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang, Ijum Setiawan Desak Polisi Usut Tuntas
Merangkai Tali Silaturahmi Pemerintah Kecamatan Sukadiri Gelar Pengajian Bulanan dan Halal Bihalal
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:29

MCS: Jangan Biarkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berakhir Tanpa Kejelasan Hukum

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:45

Cinta: Kegilaan yang Diterima Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:42

Api Padam, Saatnya Benahi Kawasan TPA Jatiwaringin Secara Menyeluruh

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:48

Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:18

UPTD Puskesmas Sukatani Siagakan Posko Kesehatan Untuk Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com