Suaranturanews.com — SERANG, Provinsi Banten – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, aparat dari Polres Serang melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah tempat hiburan malam (THM), termasuk THM Amor yang berada di Jalan Raya Serang–Jakarta, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.
Kedatangan petugas kepolisian tersebut bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, sekaligus mencegah potensi peredaran minuman keras, narkoba, maupun gangguan ketertiban lainnya menjelang bulan suci.
Dalam pemeriksaan itu, seluruh pengunjung dilakukan pengecekan. Saat memasuki ruang karaoke, petugas mendapati sejumlah wanita berpakaian seksi yang tengah menemani pengunjung.
Langkah cepat aparat kepolisian ini pun mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Tokoh ulama muda Serang Timur, Ustad Ujang Supriyatna, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah tegas Polres Serang dalam melaksanakan operasi KRYD tersebut.
“Kami mengapresiasi Polres Serang yang telah melakukan operasi menjelang Ramadhan. Ini bentuk komitmen menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.
Namun demikian, Ustad Ujang juga meminta pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi terhadap izin operasional seluruh THM yang ada di Kabupaten Serang.
“Kami warga Cikande tidak pernah menyambut baik adanya THM di wilayah kami. Kami berharap pemerintah mengkaji kembali izin seluruh THM di Kabupaten Serang,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar Aparat Penegak Hukum (APH) tidak hanya melakukan operasi pada momen tertentu saja, melainkan secara berkelanjutan.
“Operasi pekat jangan hanya dilakukan di awal Ramadhan, tapi harus terus dilakukan. Karena THM identik dengan aktivitas yang dinilai bertentangan dengan norma masyarakat. Saya mewakili warga Cikande menolak keberadaan THM dan warung remang-remang,” pungkasnya.
Dengan meningkatnya pengawasan menjelang Ramadhan, masyarakat berharap situasi di Kabupaten Serang tetap aman, tertib, serta selaras dengan nilai-nilai religius yang dijunjung tinggi warga setempat.
Sumber Berita: pers.co.id



























