Polisi Sidak THM Amor Jelang Ramadhan, Ulama Muda Serang Timur Minta Izin Dikaji Ulang

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaranturanews.com — SERANG, Provinsi Banten – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, aparat dari Polres Serang melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah tempat hiburan malam (THM), termasuk THM Amor yang berada di Jalan Raya Serang–Jakarta, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

Kedatangan petugas kepolisian tersebut bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, sekaligus mencegah potensi peredaran minuman keras, narkoba, maupun gangguan ketertiban lainnya menjelang bulan suci.

Dalam pemeriksaan itu, seluruh pengunjung dilakukan pengecekan. Saat memasuki ruang karaoke, petugas mendapati sejumlah wanita berpakaian seksi yang tengah menemani pengunjung.

Langkah cepat aparat kepolisian ini pun mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Tokoh ulama muda Serang Timur, Ustad Ujang Supriyatna, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah tegas Polres Serang dalam melaksanakan operasi KRYD tersebut.

“Kami mengapresiasi Polres Serang yang telah melakukan operasi menjelang Ramadhan. Ini bentuk komitmen menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.

Namun demikian, Ustad Ujang juga meminta pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi terhadap izin operasional seluruh THM yang ada di Kabupaten Serang.

“Kami warga Cikande tidak pernah menyambut baik adanya THM di wilayah kami. Kami berharap pemerintah mengkaji kembali izin seluruh THM di Kabupaten Serang,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar Aparat Penegak Hukum (APH) tidak hanya melakukan operasi pada momen tertentu saja, melainkan secara berkelanjutan.

“Operasi pekat jangan hanya dilakukan di awal Ramadhan, tapi harus terus dilakukan. Karena THM identik dengan aktivitas yang dinilai bertentangan dengan norma masyarakat. Saya mewakili warga Cikande menolak keberadaan THM dan warung remang-remang,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya pengawasan menjelang Ramadhan, masyarakat berharap situasi di Kabupaten Serang tetap aman, tertib, serta selaras dengan nilai-nilai religius yang dijunjung tinggi warga setempat.

Sumber Berita: pers.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keren…!!! Taman Sepatan Timur di Minati Warga
Keluhan Warga Ditindak Cepat, Polisi Hentikan Aktivitas Galian C di Korelet
Tarik Tunai Tanpa ATM Makin Populer, Cukup Pakai HP untuk Ambil Uang
Kepala SMPN 4 Sepatan Bersama Camat Sepatan Gelar Kegiatan “Kamis Bersih” di Jalan Raya Sepatan Mekar Jaya
Diduga Alami Depresi, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Mekar Kondang Sukadiri
Muscam Partai Golkar Negeri Besar, Dr Darlian Pone Lantik Asmawati sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan
Kumpulan Contoh Teks Pidato Singkat Hari Pendidikan Nasional 2026 untuk Pembina Upacara
Kapolresta Tangerang Pimpin Pengamanan May Day: Kawal Buruh, Jaga Kondusivitas Tanpa Henti
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 10:53

Keren…!!! Taman Sepatan Timur di Minati Warga

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20

Keluhan Warga Ditindak Cepat, Polisi Hentikan Aktivitas Galian C di Korelet

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:08

Tarik Tunai Tanpa ATM Makin Populer, Cukup Pakai HP untuk Ambil Uang

Kamis, 7 Mei 2026 - 04:10

Kepala SMPN 4 Sepatan Bersama Camat Sepatan Gelar Kegiatan “Kamis Bersih” di Jalan Raya Sepatan Mekar Jaya

Senin, 4 Mei 2026 - 04:44

Diduga Alami Depresi, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Mekar Kondang Sukadiri

Berita Terbaru

Berita

Keren…!!! Taman Sepatan Timur di Minati Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 10:53

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com