Suarapanturanews.com — TANGERANG, Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama TNI, Avsec, dan stakeholder bandara menggelar razia stasioner di Bundaran Perimeter Utara, Minggu (31/5) dini hari.
Hasilnya, petugas mengamankan satu unit sepeda motor tanpa TNKB. Pengendara berinisial AR (31) tidak dapat menunjukkan STNK maupun BPKB saat diminta.
Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Pawas Polresta Bandara Soetta, Ipda Jasa Pandiangan menyebut bahwa razia ini menyasar potensi gangguan kamtibmas dan tindak pidana di kawasan bandara.
“Satu unit R2 tanpa TNKB berhasil diamankan karena pengendara tidak bisa menunjukkan STNK dan BPKB,” ujar Jasa saat dikonfirmasi, Minggu (31/5) pagi.
Pemeriksaan Identitas dan Barang Bawaan
Selain penindakan kendaraan, petugas gabungan juga melakukan pemeriksaan identitas dan barang bawaan terhadap penumpang yang melintas.
“Tujuannya memastikan tidak ada barang berbahaya masuk ke area bandara,” kata Jasa di sela-sela memimpin kegiatan razia stasioner tersebut.
Operasi Rutin Jaga Keamanan Bandara
Jasa menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala. Sinergi TNI-Polri dan Avsec diharapkan menjaga Bandara Soetta tetap aman dan kondusif.
Imbauan Gunakan Layanan 110
Melalui momen itu, ia pun berpesan kepada masyarakat bila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas agar segera melaporkan ke petugas kepolisian terdekat.
“Atau menghubungi call center 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta yang aktif dan responsif selama 24 jam. Mari bersama-sama kita ciptakan kamtibmas kondusif di lingkungan masing-masing,” tandasnya.
Apresiasi Pengguna Jasa Bandara
Dedy (51), pengguna jasa bandara yang melintas saat razia mengapresiasi Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Kami merasa aman dan nyaman beraktivitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini,” katanya.





















