Ketua PBSR Sanan: Bau Busuk Bukan Alasan Proses Pengolahan, Kualitas Makanan Anak Tak Boleh Dikompromikan  

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, PANDEGLANG — Menanggapi pernyataan Asisten Daerah I Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan, yang menyimpulkan bahwa bau tak sedap pada makanan Program Makan Bergizi Gratis di SPPG Kubang Pagelaran berasal dari proses pengolahan daging, Ketua Perkumpulan Basar Solidaritas Rakyat (PBSR), Sanan, memberikan tanggapan tegas. 18 Oktober 2026

Sanan menegaskan, penilaian terhadap kelayakan makanan tidak boleh hanya berhenti pada status “beracun atau tidak”. Standar kebersihan, kesegaran bahan baku,dan kualitas rasa adalah hak yang wajib dipenuhi.

“Logikanya sederhana: daging yang masih segar dan diolah dengan benar tidak akan mengeluarkan bau busuk yang menyengat seperti bangkai. Bau itu sendiri sudah menjadi tanda peringatan, bukan sekadar soal ada racun atau tidak. Makanan yang berbau busuk sama sekali tidak layak disajikan, terlebih untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan,” tegas Sanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mempertanyakan standar pengawasan di lapangan. Menurutnya, jika bau menyengat saja dianggap hal wajar dalam proses pengolahan, maka yang perlu diperbaiki bukanlah kesimpulannya, melainkan sistem pengawasannya.

“Jangan menutupi kelalaian dengan alasan teknis yang sulit dipahami masyarakat.Yang masyarakat tahu: makanan berbau busuk tidak boleh dimakan.Titik. Kami mendesak instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari penyimpanan bahan baku, kebersihan tempat pengolahan, hingga pengecekan sebelum makanan dibagikan.Kesehatan generasi penerus tidak boleh dijadikan percobaan atau dikompromikan dengan alasan apa pun,” tambahnya.

Sanan juga mengapresiasi kepekaan warga yang berani menyampaikan keluhan. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar program yang mulia ini tetap berada di jalur yang benar dan bermanfaat secara nyata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota BAPERA Angkat Bicara, Pengawasan MBG SPPG Kubang Pagelaran Dinilai Lemah, Asda 1 Kasih Kesimpulan
KH Syukron Makmun, Ulama Bergelar Singa Podium, Wafat pada Usia 84 Tahun
Bupati Tangerang Buka Festival Budaya Pakuhaji
Pemimpin Hebat Bukan yang Paling Bersemangat, tetapi yang Konsisten Bertumbuh
Asda I Pandeglang Perintahkan Tim Turun ke Lokasi, Dinkes Disebut Belum Ngasih Laporan
Dugaan Pelecehan Seksual di SMA Negeri 25 Tangerang Jadi Sorotan, Aktivis Tuntut Transparansi
Kapolda Metro Jaya Instruksikan Pelayanan Humanis dan Penegakan Hukum Berkeadilan
Perkuat Pengamanan Aset Negara, 152 Peserta Ikuti Pelatihan Auditor SMP Ditpamobvit Korsabhara
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Anggota BAPERA Angkat Bicara, Pengawasan MBG SPPG Kubang Pagelaran Dinilai Lemah, Asda 1 Kasih Kesimpulan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Ketua PBSR Sanan: Bau Busuk Bukan Alasan Proses Pengolahan, Kualitas Makanan Anak Tak Boleh Dikompromikan  

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KH Syukron Makmun, Ulama Bergelar Singa Podium, Wafat pada Usia 84 Tahun

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Bupati Tangerang Buka Festival Budaya Pakuhaji

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Asda I Pandeglang Perintahkan Tim Turun ke Lokasi, Dinkes Disebut Belum Ngasih Laporan

Berita Terbaru

Berita

Bupati Tangerang Buka Festival Budaya Pakuhaji

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:50 WIB

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com