Anggota BAPERA Angkat Bicara, Pengawasan MBG SPPG Kubang Pagelaran Dinilai Lemah, Asda 1 Kasih Kesimpulan

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, Pandeglang — Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang masih terus menjadi sorotan dan gelombang kritik publik. Kali ini, dugaan lemahnya kontrol dan pengawasan kualitas pangan mengemuka di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kubang Desa Surakarta Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang.

Pihak penyedia dan pengawas di lokasi tersebut dinilai lalai dalam memperketat kelayakan hidangan sebelum didistribusikan kepada para siswa. Masalah mencuat setelah muncul keluhan terkait menu Sempol yang tercium berbau busuk menyengat menyerupai aroma bangkai ayam, serta dihinggapi satu ekor lalat.

Tanggapan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang. Asisten Daerah (Asda) I, Doni Hermawan, awalnya mengaku belum menerima laporan resmi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang dan baru informasi awal dari Badan Gizi Nasional (BGN).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi oleh awak media pada hari Jumat 16 Oktober 2026 mengenai hasil pengecekan di lapangan. Apakah sudah ada laporan resmi atau hasil pengecekan di lapangan dari pihak Dinkes dan BGN terkait hal tersebut, dan

langkah atau imbauan apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang atas adanya keluhan masyarakat penerima makanan tersebut?

Doni Hermawan memberikan tanggapan singkat via pesan WhatsApp. Ia mengklaim bahwa makanan tersebut telah diperiksa dan dinyatakan tidak beracun, serta menyimpulkan bahwa bau tak sedap tersebut berasal dari proses pengolahan daging.

“Ia sudah di cek tidak beracun, bau dari daging yang di olah, itu kesimpulan yang didapat,” ujar Doni singkat.

Kritik Tajam dari Ormas Bapera. Jangan Tunggu Ada Korban Keracunan, tanggapannya yang dinilai normatif menuai reaksi keras dari organisasi kemasyarakatan. Irfan Bulle, anggota Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Kabupaten Pandeglang, menyayangkan lemahnya sistem pengawasan dari pihak pengelola MBG maupun dinas terkait.

Irfan menegaskan, bahwa pembuktian teknis pasca-kejadian itu memang sulit untuk dibuktikan, namun peristiwa itu harus menjadi peringatan keras bagi SPPG Kubang Pagelaran agar tidak ceroboh di masa mendatang.

“Persoalannya, jangan sampai menunggu ada anak yang keracunan baru bertindak. Sebelum makanan dibagikan, wajib ada pengecekan ketat terlebih dahulu apakah layak dikonsumsi atau tidak,” tegas Irfan.

Ia juga mempertanyakan keberadaan tim pengawas tersebut. Menurutnya, buruknya kualitas makanan bisa berpotensi menimbulkan bahaya terhadap penerima, juga bisa membuang-buang anggaran negara secara sia-sia (mubazir) jika makanan akhirnya terpaksa ada yang dibuang,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua PBSR Sanan: Bau Busuk Bukan Alasan Proses Pengolahan, Kualitas Makanan Anak Tak Boleh Dikompromikan  
KH Syukron Makmun, Ulama Bergelar Singa Podium, Wafat pada Usia 84 Tahun
Bupati Tangerang Buka Festival Budaya Pakuhaji
Pemimpin Hebat Bukan yang Paling Bersemangat, tetapi yang Konsisten Bertumbuh
Asda I Pandeglang Perintahkan Tim Turun ke Lokasi, Dinkes Disebut Belum Ngasih Laporan
Dugaan Pelecehan Seksual di SMA Negeri 25 Tangerang Jadi Sorotan, Aktivis Tuntut Transparansi
Kapolda Metro Jaya Instruksikan Pelayanan Humanis dan Penegakan Hukum Berkeadilan
Perkuat Pengamanan Aset Negara, 152 Peserta Ikuti Pelatihan Auditor SMP Ditpamobvit Korsabhara
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Anggota BAPERA Angkat Bicara, Pengawasan MBG SPPG Kubang Pagelaran Dinilai Lemah, Asda 1 Kasih Kesimpulan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Ketua PBSR Sanan: Bau Busuk Bukan Alasan Proses Pengolahan, Kualitas Makanan Anak Tak Boleh Dikompromikan  

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KH Syukron Makmun, Ulama Bergelar Singa Podium, Wafat pada Usia 84 Tahun

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Bupati Tangerang Buka Festival Budaya Pakuhaji

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Asda I Pandeglang Perintahkan Tim Turun ke Lokasi, Dinkes Disebut Belum Ngasih Laporan

Berita Terbaru

Berita

Bupati Tangerang Buka Festival Budaya Pakuhaji

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:50 WIB

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com