Bupati Tangerang Dorong FKDT Kuatkan Sinergi Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Pengelolaan Madrasah

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, Tangerang –Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mendorong Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Tangerang terus menguatkan sinergi untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pengelolaan madrasah.

 

Hal tersebut diutarakan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus FKDT Takmiliyah Kabupaten Tangerang, masa khidmat 2025-2030 di GSG Puspemkab Tangerang, Selasa (23/12/25).

 

“FKDT sebagai wadah koordinasi yang menghimpun para pengelola dan pendidik madrasah merupakan mitra pemerintah. Mari tingkatkan sinergi dan kolaborasi untuk bersama-sama meningkatkan mutu pembelajaran dan pengelolaan madrasah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

 

Menurut dia, Diniyah Takmiliyah adalah lembaga pendidikan keagamaan Islam nonformal yang berfungsi melengkapi pendidikan agama Islam pada jalur pendidikan formal, baik di sekolah dasar hingga menengah. Di sini, anak-anak belajar Al-Quran, akidah, akhlak, fikih, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi pembentukan karakter.

 

“Diniyah Takmiliyah tidak hanya mengajarkan pengetahuan agama, tetapi juga menanamkan adab, akhlak, dan nilai kehidupan, sehingga melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” jelasnya.

 

Menurut dia, Pemkab Tangerang terus memberikan perhatian serius kepada pembangunan bidang keagamaan seperti pembangunan dan peningkatan infrastruktur pondok pesantren, bantuan sanitasi pesantren, pembangunan asrama, pemberian hibah keagamaan, serta insentif bagi guru madrasah dan guru ngaji.

 

“Seluruh program ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola amanah rakyat, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

 

Dia juga menegaskan dalam rangka mewujudkan cita-cita besar bangsa Indonesia menjadi negara maju dan berdaya saing global, Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya didukung oleh SDM yang hanya cakap secara intelektual, namun juga kuat mental dan spritualnya.

 

“Kemajuan tersebut harus dibangun di atas nilai keimanan, ketakwaan, dan karakter yang kuat, yang salah satunya dibentuk melalui pendidikan diniyah. Bangsa yang maju dan berdaya itu, tidak hanya cakap secara intelektual namun juga harus kuat spritual dan mental SDMnya,” tegasnya.

 

Pihaknya berharap kepengurusan baru nantinya bisa mampu membawa kemajuan bagi pendidikan diniyah serta memperkuat perannya dalam membentuk karakter, keimanan, dan ketakwaan anak-anak sebagai salah satu fondasi penting dan mendasar dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045.

 

Sementara itu, Ketua DPW FKDT Provinsi Banten, H. Muhsinin menekankan bahwa ketakwaan dan keiklasan merupakan kunci utama dalam kehidupan, baik bagi individu, pendidik maupun pemimpin. Untuk itu para guru Diniyah mempunyai peran besar dan strategis dalam membentuk akhlak dan karakter generasi muda.

 

“Guru diniyah adalah pejuang pendidikan yang bekerja dengan keikhlasan. Perhatian terhadap mereka merupakan bentuk penghargaan atas jasa besar dalam mencetak generasi yang beriman dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Dipilih Bukan Berarti Tidak Berharga
Ajak Siswa Stop Bullying Melalui Edukasi Interaktif, Ketua MCS Jadi Narasumber MPLS Di SDN Karangserang 1 Sukadiri Mengisi Dengan Cara Mendongeng
Panitia SPMB SMPN 1 Sepatan Menuai Sorotan, Masyarakat Pertanyakan Transparansi Penerimaan Siswa Baru
Ratusan Murid Baru SMPN 1 Sukadiri Ikuti MPLS, Ketua MCS Ajak Siswa Menjadi Generasi Pembelajar, Berprestasi, dan Berkarakter
Sorang Guru Paruh Waktu di Lebak Tutup Usia Setelah Berjuang dengan Penyakit yg Diderita, 17 tahun Mengabdi Tanpa Kesejahteraan
Dedikasi yang Menjadi Inspirasi: PGRI Patia Sebut Hj. Rd. Dewi Setiani Sosok Penggerak Kemajuan Pendidikan Pandeglang
Pelepasan Siswa Siswi IX SMP Mathla’ul Anwar Berlangsung Meriah, Yayan Alfian S.Pd : Jaga Nama Baik dan Terus Melangkah Menuju Masa depan yang Lebih Baik
Meriah dan Penuh Haru, MTsS MALNU Kubang Lepas Siswa-Siswi Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:57

Tidak Dipilih Bukan Berarti Tidak Berharga

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:13

Ajak Siswa Stop Bullying Melalui Edukasi Interaktif, Ketua MCS Jadi Narasumber MPLS Di SDN Karangserang 1 Sukadiri Mengisi Dengan Cara Mendongeng

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:44

Panitia SPMB SMPN 1 Sepatan Menuai Sorotan, Masyarakat Pertanyakan Transparansi Penerimaan Siswa Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:57

Ratusan Murid Baru SMPN 1 Sukadiri Ikuti MPLS, Ketua MCS Ajak Siswa Menjadi Generasi Pembelajar, Berprestasi, dan Berkarakter

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:34

Sorang Guru Paruh Waktu di Lebak Tutup Usia Setelah Berjuang dengan Penyakit yg Diderita, 17 tahun Mengabdi Tanpa Kesejahteraan

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com