Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, Serang – Polda Banten menggelar kegiatan Pembinaan Personel guna Penanggulangan dan Pencegahan Radikalisme serta Intoleransi di Lingkungan Polda Banten Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat karakter, moral, dan integritas anggota Polri serta PNS Polri agar tidak terpapar paham radikalisme dan intoleransi bertempat di Aula Gawe Kuta Baluarti pada Rabu (21/10).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten Dr. H. Ahmad H. M. Qomari, Sekretaris Umum MUI Provinsi Banten Dr. H. Endang Saeful Anwar, narasumber dari BNPT KH Dr. Amas Tadjuddin, Kasatgaswil Banten Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Mainra Eka Wardana, Ketua Yayasan Rumah Moderasi Muhammad Sofan Sauri, para pejabat utama Polda Banten, serta mahasiswa dan peserta pembinaan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Wakapolda Banten Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho menyampaikan bahwa radikalisme dan intoleransi merupakan ancaman yang dapat memecah belah persatuan bangsa serta menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Radikalisme dan intoleransi menjadi perhatian kita bersama. Perkembangan teknologi informasi membuat penyebaran paham tersebut semakin mudah, masif, dan tidak mengenal batas wilayah. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk di lingkungan internal Polri,” ujar Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho.

Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan terhadap pelaku terorisme, tetapi juga harus disertai pembinaan terhadap personel agar memiliki ketahanan mental, moral, dan ideologi kebangsaan yang kuat.

Menurutnya, anggota Polri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel harus senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, proporsionalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas.

“Jangan sampai kita hanya fokus pada penanganan ancaman dari luar, sementara potensi kerawanan di lingkungan internal tidak mendapatkan perhatian. Melalui kegiatan pembinaan ini, kita ingin memperkuat mental dan karakter personel agar tidak mudah terpengaruh paham radikalisme maupun intoleransi,” tegasnya.

Wakapolda Banten juga mengingatkan bahwa sikap arogan, otoriter, diskriminatif terhadap pemeluk agama lain, serta perilaku yang bertentangan dengan hukum dan kode etik profesi merupakan hal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Polri. Perilaku tersebut dapat merusak citra institusi dan menurunkan kepercayaan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan ini menjadi sarana introspeksi diri bagi setiap personel untuk memperkuat keimanan, memperbaiki pola pikir dan perilaku, serta membangun karakter yang berlandaskan nilai agama, hukum, dan kebangsaan.

“Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat nilai keimanan, memperbaiki perilaku, serta meneguhkan komitmen menjaga toleransi dan menghormati perbedaan. Setiap anggota Polri harus mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tambahnya.

Wakapolda Banten turut mengimbau seluruh personel Polri dan PNS Polri di lingkungan Polda Banten agar senantiasa menjaga integritas, memperkuat pemahaman kebangsaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh ajaran atau informasi yang mengarah pada radikalisme dan intoleransi, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengimbau seluruh personel agar bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta waspada terhadap ajakan atau konten yang mengandung kebencian, permusuhan, dan upaya memecah belah persatuan bangsa. Pegang teguh Pancasila, hormati perbedaan, dan jadilah teladan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” imbaunya.

Ia juga mengajak seluruh personel untuk membangun komunikasi yang baik, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta segera melaporkan kepada pimpinan atau pihak berwenang apabila menemukan indikasi penyebaran paham radikalisme dan intoleransi di lingkungan sekitarnya.

“Pencegahan radikalisme dan intoleransi merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga diri, keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat agar tetap menjunjung tinggi nilai persatuan, menghormati keberagaman, serta bersama-sama mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Banten,” tutup Wakapolda Banten.

Kehadiran mahasiswa dan unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman bersama mengenai bahaya radikalisme dan intoleransi. Sinergi antara Polri, tokoh agama, lembaga terkait, kalangan akademisi, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Polda Banten berkomitmen membangun personel yang profesional, berintegritas, menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, serta setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polda Banten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Banten Tekankan Optimalisasi SPPG, Perkuat Sinergi Mitra untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
DPW FRIC Banten Sambut Wakapolda Baru, Berharap Sinergi Menjaga Kamtibmas Semakin Solid
Serah Terima Pataka, Estafet Kepemimpinan Polda Banten untuk Pengabdian yang Berkelanjutan
Farewell & Welcome Parade Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Wisnu Wardana Estafetkan Tongkat Kepemimpinan kepada Kombes Pol Handrio Wicaksono
Irjen Pol Hendra Kurniawan Resmi Dilantik Kapolri sebagai Kapolda Banten
Dukung Olahraga, Polresta Bandara Soetta Gelar Pelayanan dan Pengamanan Kedatangan Official FIFA ASEAN Cup 2026 di Terminal 3
Prabowo Usulkan Suyudi Ario Seto sebagai Calon Kapolri, DPR Siapkan Uji Kelayakan
Peduli Sesama, Si Propam Polres Lebak Salurkan Bantuan Sosial Sambut HUT Propam ke-24
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Kapolda Banten Tekankan Optimalisasi SPPG, Perkuat Sinergi Mitra untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Wakapolda Banten Tekankan Penguatan Mental dan Integritas Personel

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:27 WIB

DPW FRIC Banten Sambut Wakapolda Baru, Berharap Sinergi Menjaga Kamtibmas Semakin Solid

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Serah Terima Pataka, Estafet Kepemimpinan Polda Banten untuk Pengabdian yang Berkelanjutan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:58 WIB

Farewell & Welcome Parade Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Wisnu Wardana Estafetkan Tongkat Kepemimpinan kepada Kombes Pol Handrio Wicaksono

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com