Suarapanturanews.com — Sebanyak 67 ribu tiket pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 telah terjual habis (sold out). Panitia penyelenggara mengonfirmasi bahwa seluruh kuota tiket reguler ludes di tengah membludaknya antusiasme suporter untuk mendukung langsung laga Timnas Indonesia melawan Thailand.
Partai puncak sarat gengsi yang mempertemukan Timnas Indonesia vs Thailand ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.
Sebelum partai utama dimulai, SUGBK juga akan menjadi venue pertandingan perebutan tempat ketiga yang mempertemukan Malaysia dan Vietnam pada hari yang sama mulai pukul 16.00 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama PT Garuda Sepakbola Indonesia (GSI), Marsal Masita, menegaskan bahwa kecepatan penjualan tiket ini merupakan gambaran nyata dari masifnya dukungan publik terhadap perjuangan skuad Garuda.
“Penjualan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 menunjukkan minat besar publik terhadap perjuangan Timnas Indonesia. Apresiasi kepada seluruh suporter yang telah memberikan dukungan sejak fase grup hingga partai final,” ujar Marsal dalam keterangan tertulis, Minggu (4/10/2026).
Marsal berharap penuhnya kapasitas stadion dapat menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama dari seluruh pihak untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Seluruh kuota 67 ribu tiket tersebut sebelumnya telah didistribusikan secara ketat melalui situs resmi KitaGaruda.id dengan persyaratan kepemilikan dan verifikasi Garuda ID.
Dengan terpenuhinya kuota tersebut, panitia menegaskan tidak ada lagi tiket reguler yang tersedia melalui kanal penjualan resmi.
Menyusul status sold out ini, pihak panitia dan GSI mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket dari calo guna menghindari penawaran tiket palsu maupun tiket hasil penggandaan dengan harga tidak wajar.
PSSI, GSI, dan panitia penyelenggara mengajak seluruh penonton yang telah memiliki tiket untuk datang lebih awal ke area SUGBK, mengikuti arahan petugas, serta menjaga suasana pertandingan tetap aman dan tertib.
Langkah ini diharapkan membuat partai final bukan hanya menjadi ajang perebutan trofi, tetapi juga momentum kebersamaan yang positif antara Timnas Indonesia dan puluhan ribu pendukungnya.
Sumber Berita: nnc













