Jangan Dibuang! Gayung Plastik Kerak Hitam Ini Bisa Kinclong Lagi Pakai Bahan Dapur

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Gayung Plastik di kamar mandi yang berkapur putih dan berkerak hitam dapat dibersihkan sendiri di rumah memakai cuka, soda kue, atau pemutih.

Kapur putih berasal dari endapan mineral air sadah, sedangkan kerak hitam umumnya terbentuk dari lumut atau jamur yang menempel pada permukaan plastik.

Karena penyebabnya berbeda, penanganan kedua masalah itu juga memakai bahan yang berlainan dan dilakukan dalam beberapa tahap secara berurutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rendaman Cuka dan Air Hangat 1:1 Luruhkan Kapur Putih

Cuka dapur dicampur air hangat dengan takaran sama banyak, lalu gayung direndam penuh selama 30 menit hingga satu jam.

Kapur yang tebal membutuhkan waktu lebih lama, bahkan boleh dibiarkan semalaman, kemudian digosok dengan sikat atau spons dan dibilas sampai bersih.

Perasan jeruk nipis dan larutan asam sitrat bisa menjadi pengganti cuka karena sama-sama mampu melarutkan endapan kapur pada plastik.

Pasta Soda Kue Gerus Kerak Hitam di Sudut dan Pegangan Gayung

Soda kue dicampur sedikit air hingga menjadi pasta, kemudian dioleskan pada bagian hitam dan didiamkan selama 15 sampai 30 menit.

Sikat gigi bekas paling cocok dipakai untuk menggosok lekukan, sudut, dan pegangan gayung yang menjadi tempat kerak menumpuk.

Untuk kerak membandel, soda kue boleh ditaburkan langsung di atas gayung bekas rendaman cuka sehingga busa yang muncul membantu mengangkat kotoran.

Pemutih Satu Tutup per Liter Air dan Larangan Campur Cuka

Pemutih pakaian diencerkan sekitar satu tutup untuk setiap satu liter air, lalu gayung direndam 10 sampai 15 menit dan dibilas tuntas.

Cuka tidak boleh dicampur dengan pemutih karena keduanya menghasilkan gas klorin berbahaya, sehingga gayung perlu dibilas bersih di antara dua langkah itu.

Kawat gosok dan sabut baja sebaiknya dihindari, begitu pula air mendidih, sebab goresan dan panas dapat merusak serta melengkungkan plastik tipis.

Tiriskan Terbalik dan Sikat Tiap Pekan Cegah Kerak Kembali

Setelah dipakai, gayung dibilas lalu ditiriskan dalam posisi terbalik agar tidak ada air tergenang yang memicu tumbuhnya lumut.

Gayung juga sebaiknya dijemur sesekali di bawah sinar matahari dan disikat memakai sabun setiap pekan sebelum kerak menebal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JUARA 1 JETSKI PIALA PANGLIMA TNI 2026, ELLENA TETAP BELAJAR DAN TERUS MENGEJAR NILAI TINGGI
Pengurus Baru PWI Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik, Hendra Tekankan Persatuan dan Martabat Organisasi 
Air Putih Setelah Makan Malam, Ini Manfaatnya bagi Ginjal dan Kualitas Tidur
Selain Air Putih, 6 Minuman Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Menjaga Kesehatan Ginjal
Universitas Bhayangka Jakarta Raya melalui UKM Kapal Baja bersama delegate Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Barat menjaring atlet di Usia Dini
Camat Sukadiri Dan Kepala Desa Kosambi Silaturahmi Serta Mendoakan Putra Kedua Dari Nuryadi Yang Akan Melaksanakan Khitanan
Benarkah Apel Harus Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Tepat
Strategi Guru dalam Menumbuhkan Literasi Digital Siswa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:41 WIB

Jangan Dibuang! Gayung Plastik Kerak Hitam Ini Bisa Kinclong Lagi Pakai Bahan Dapur

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Pengurus Baru PWI Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik, Hendra Tekankan Persatuan dan Martabat Organisasi 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Air Putih Setelah Makan Malam, Ini Manfaatnya bagi Ginjal dan Kualitas Tidur

Jumat, 25 September 2026 - 20:31 WIB

Selain Air Putih, 6 Minuman Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Jumat, 25 September 2026 - 19:48 WIB

Universitas Bhayangka Jakarta Raya melalui UKM Kapal Baja bersama delegate Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Barat menjaring atlet di Usia Dini

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com