Ketua MCS Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan terhadap Anggota MCS dan Pimpinan Redaksi Bantennet

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, Kabupaten Tangerang – Ketua Media Center Sukadiri (MCS), Ijum Setiawan, S.H., mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas dugaan penganiayaan yang menimpa Pimpinan Redaksi Bantennet. Peristiwa tersebut mendapat perhatian serius dari MCS karena korban juga merupakan bagian dari keluarga besar Media Center Sukadiri (MCS).

Ijum Setiawan menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang dialami anggotanya tersebut. Menurutnya, siapa pun berhak mendapatkan perlindungan hukum dan rasa aman, terlebih ketika sedang berupaya membantu penyelesaian suatu persoalan di tengah masyarakat.

“Kami sangat prihatin atas kejadian yang menimpa rekan kami. Selain sebagai Pimpinan Redaksi Bantennet, beliau juga merupakan bagian dari keluarga besar MCS. Oleh karena itu, kami meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar Ijum Setiawan.

Menurutnya, segala bentuk dugaan kekerasan tidak dapat dibenarkan dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menegaskan bahwa negara telah menyediakan jalur hukum untuk menyelesaikan setiap persoalan, sehingga tindakan yang mengarah pada kekerasan tidak boleh terjadi.

Lebih lanjut, Ketua MCS berharap aparat penegak hukum segera melakukan langkah-langkah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terkait agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap secara terang dan objektif.

“Kami percaya kepolisian akan bekerja secara profesional. Harapan kami sederhana, yaitu kebenaran dapat terungkap dan keadilan dapat diberikan kepada siapa pun yang menjadi korban,” tambahnya.

Sebagai organisasi yang menaungi insan media dan pegiat informasi di wilayah Sukadiri dan sekitarnya, MCS menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga terdapat kepastian hukum. MCS juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Peristiwa ini menjadi perhatian berbagai kalangan, terutama komunitas media, yang berharap agar penegakan hukum dapat berjalan secara adil sehingga tidak ada lagi tindakan kekerasan yang merugikan masyarakat maupun insan pers dalam menjalankan fungsi sosialnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi STISNU Nusantara, Bahas Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas
Gabungan Media Bersama GWI Temukan Kios Kosmetik Diduga Menjual Obat Keras Daftar G di Tangerang Selatan
Ketua LKSA Izmi Ucapkan Selamat Milad ke-55 PT AirNav Indonesia
Ketua Umum dan Sekjen FORJA Banten Kunjungi Markas Besar AnalisasiBerNews.com, Perkuat Sinergitas Media dan Aktivis
Miris, Janda Anak Dua Desa Gaga Pakuhaji Tangerang Tinggal Di Rumah Tidak Layak Huni
Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa
Rampungkan Wasdal II, Tim Baharkam Polri Beri Nilai Kategori Emas untuk PT Petrokimia Gresik
Apresiasi KNPI Pandeglang atas Langkah Kejaksaan Agung dalam Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG: Menjaga Kesadaran Publik dan Integritas Hukum
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:23

Kapolres Metro Tangerang Kota Kunjungi STISNU Nusantara, Bahas Sinergi Pendidikan dan Kamtibmas

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00

Gabungan Media Bersama GWI Temukan Kios Kosmetik Diduga Menjual Obat Keras Daftar G di Tangerang Selatan

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:50

Ketua LKSA Izmi Ucapkan Selamat Milad ke-55 PT AirNav Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 09:59

Ketua Umum dan Sekjen FORJA Banten Kunjungi Markas Besar AnalisasiBerNews.com, Perkuat Sinergitas Media dan Aktivis

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:33

Miris, Janda Anak Dua Desa Gaga Pakuhaji Tangerang Tinggal Di Rumah Tidak Layak Huni

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com