Kopdes Merah Putih Ramai Bermunculan, Akankah Menggeser Peran BUMDes? Ini Perbedaannya

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Ribuan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kini mulai berdiri di berbagai wilayah Indonesia. Kehadirannya pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat desa: apakah Kopdes Merah Putih akan menggantikan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)?

Fenomena ini menjadi perbincangan hangat, terutama karena keduanya sama-sama bergerak di tingkat desa dan membawa misi peningkatan kesejahteraan warga. Namun jika dicermati lebih dalam, Kopdes Merah Putih dan BUMDes memiliki perbedaan mendasar, baik dari sisi hukum, cara kerja, hingga pengelolaannya.

Berbeda Dasar Hukum

Dari sisi regulasi, Kopdes Merah Putih dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden serta Surat Edaran Menteri Koperasi, dengan landasan prinsip koperasi. Sementara itu, BUMDes memiliki dasar hukum yang lebih kuat dalam Undang-Undang Cipta Kerja, dan secara resmi berstatus sebagai badan hukum milik desa.

Berbeda Cara Kerja

Perbedaan juga terlihat dari orientasi usaha. Kopdes Merah Putih menjalankan prinsip koperasi, dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan langsung warga desa, seperti penyediaan sembako, layanan simpan pinjam, hingga pengelolaan hasil panen masyarakat.

Sebaliknya, BUMDes bergerak lebih luas dalam mengelola potensi dan aset desa, mulai dari sektor pariwisata, air bersih, energi, hingga perdagangan dan jasa lainnya yang bersifat strategis.

Modal dan Pengelolaan Tak Sama

Dalam hal permodalan, Kopdes Merah Putih tergolong fleksibel. Sumber dananya dapat berasal dari Dana Desa, APBN/APBD, hingga akses perbankan Himbara, dengan pengurus koperasi yang dipilih langsung oleh para anggota.

Sementara BUMDes umumnya bertumpu pada Dana Desa, meskipun diperbolehkan menerima penyertaan modal dari pihak luar. Pengelolaannya dilakukan oleh direktur atau pengurus yang dipilih melalui musyawarah desa, sehingga lebih melekat pada struktur pemerintahan desa.

Bersaing atau Saling Melengkapi?

Jika disederhanakan, BUMDes berfokus pada penguatan aset dan potensi ekonomi desa, sedangkan Kopdes Merah Putih hadir untuk melayani kebutuhan ekonomi harian warga. Meski berbeda pendekatan, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mewujudkan desa yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan.

Alih-alih saling menggantikan, para pengamat menilai Kopdes Merah Putih dan BUMDes justru dapat saling melengkapi dalam ekosistem ekonomi desa, asalkan dikelola secara transparan dan profesional.

Lalu menurut Anda, mana yang paling dirasakan manfaatnya oleh warga desa? Atau justru kombinasi keduanya yang menjadi kunci kemajuan desa ke depan?(pers.co.id)

Voicewords.red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Mengatasi HP yang Lemot Setelah Update Software Tanpa Perlu Reset Pabrik
Aktivitas Galian Tanah di Dekat Permukiman Diprotes, Warga Minta Penegakan Aturan
Resep Tempe Goreng Bumbu Bawang Renyah Tahan Lama, Rahasia Kriuk Gurih Anti Lembek
Rutinitas Malam Jum’at, Pemerintah Kecamatan Sepatan Perkuat Nilai Keagamaan Lewat Yasinan dan Do’a Bersama
Ijum Setiawan SH Ketua MCS, Gelar Ngaji Yasinan Rutin Malam Jum’at Ke Tiga
Larangan Truk Sumbu Tiga di Cirarab–Sukadiri Diduga Hanya Menjadi Pajangan Kebijakan
Ayo Segera Daftarkan Putra Putri Anda” Telah Dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru, Tahun Ajaran 2026 – 2027 SMP Dan SMK Plus As – Sa’adah 2
Bangun Komunikasi dan Kemitraan, KJK Tangerang Raya Audiensi ke DPRD Kota Tangerang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 08:29

Cara Mengatasi HP yang Lemot Setelah Update Software Tanpa Perlu Reset Pabrik

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:47

Aktivitas Galian Tanah di Dekat Permukiman Diprotes, Warga Minta Penegakan Aturan

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:19

Resep Tempe Goreng Bumbu Bawang Renyah Tahan Lama, Rahasia Kriuk Gurih Anti Lembek

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:38

Rutinitas Malam Jum’at, Pemerintah Kecamatan Sepatan Perkuat Nilai Keagamaan Lewat Yasinan dan Do’a Bersama

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:01

Ijum Setiawan SH Ketua MCS, Gelar Ngaji Yasinan Rutin Malam Jum’at Ke Tiga

Berita Terbaru

Berita

Keren…!!! Taman Sepatan Timur di Minati Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 10:53

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com