Suarapanturanews.com — Tangerang, Ketua MCS Sukadiri, Ijum Setiawan, SS, SH menyoroti pentingnya kesiapsiagaan petugas dalam penanggulangan bencana, khususnya layanan kesehatan. Ia menilai, keberadaan posko kesehatan seharusnya ditempatkan langsung di lokasi terdampak, bukan terpusat di kantor kecamatan.
“Saat bencana, masyarakat butuh layanan cepat. Posko kesehatan harus ada di lokasi banjir agar petugas bisa langsung mendata dan menangani warga yang terkena penyakit, bukan justru warga yang diminta datang ke kecamatan,” ujarnya dengan nada tegas.
Ijum juga mengkritik lambatnya respons penanganan di lapangan, padahal anggaran penanggulangan bencana telah tersedia. Menurutnya, ketika informasi kondisi darurat sudah valid, petugas semestinya segera turun membantu masyarakat, bukan sekadar melakukan dokumentasi.
Kesehatan dalam Penanggulangan Bencana adalah Kewajiban Negara
Penanganan kesehatan saat bencana bukan sekadar bantuan tambahan, melainkan kewajiban yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana
Pasal 26 menegaskan bahwa setiap orang berhak memperoleh bantuan pemenuhan kebutuhan dasar saat bencana, termasuk pelayanan kesehatan.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
Pemerintah pusat dan daerah wajib menjamin ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan dalam kondisi darurat dan bencana.
Peraturan Kepala BNPB tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Mengatur bahwa pelayanan kesehatan darurat harus mudah diakses korban dan sedekat mungkin dengan lokasi terdampak.
Secara teknis, standar penanganan darurat juga menekankan bahwa posko kesehatan harus bersifat responsif, siaga 24 jam, dan proaktif menjangkau korban, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Lembaga seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menekankan bahwa respons cepat layanan medis di lokasi bencana dapat mencegah kejadian luar biasa penyakit serta menekan angka kesakitan pascabencana.Warga Butuh Kehadiran Nyata
Kondisi di Sukadiri menjadi pengingat bahwa kehadiran negara di tengah bencana harus nyata dirasakan masyarakat. Posko kesehatan yang mudah dijangkau, tenaga medis yang sigap, serta pendataan aktif dari rumah ke rumah menjadi kunci pencegahan dampak kesehatan yang lebih luas.






















