Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Bau mulut saat puasa sering dialami banyak orang selama bulan Ramadan. Kondisi ini biasanya terjadi karena mulut lebih kering sepanjang hari, sementara bakteri di gigi, gusi, dan lidah tetap berkembang.

Karena itu, menjaga kebersihan mulut serta memperhatikan pola makan saat sahur dan berbuka menjadi beberapa cara yang sering dilakukan untuk mengurangi bau tidak sedap.

Situasi ini sebenarnya cukup umum. Saat tidak makan dan minum selama berjam-jam, produksi air liur cenderung berkurang. Padahal air liur berperan membantu membersihkan bakteri di dalam mulut.

Akibatnya, napas bisa terasa kurang segar terutama menjelang waktu berbuka.

Mulut Kering Jadi Salah Satu Penyebab

Banyak orang baru menyadari bau mulut saat puasa ketika berbicara dengan orang lain. Padahal penyebabnya sering kali cukup sederhana.

Salah satunya adalah kondisi mulut yang kering selama berpuasa. Ketika air liur berkurang, bakteri di mulut dapat berkembang lebih cepat dan menghasilkan aroma tidak sedap.

Selain itu, sisa makanan yang tertinggal di gigi, gusi, atau lidah juga bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Jika kebersihan mulut tidak dijaga dengan baik, bau mulut biasanya akan lebih mudah muncul.

Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut

Salah satu kebiasaan yang sering dianjurkan adalah menyikat gigi secara rutin. Banyak orang biasanya melakukannya setelah sahur dan sebelum tidur malam.

Membersihkan gigi membantu menghilangkan sisa makanan serta bakteri yang menempel di permukaan gigi dan gusi.

Tidak sedikit juga yang mulai memperhatikan kebersihan lidah. Lidah ternyata bisa menjadi tempat berkumpulnya bakteri penyebab bau mulut.

Karena itu, beberapa orang membersihkannya menggunakan bagian belakang sikat gigi atau alat khusus pembersih lidah.

Berkumur untuk Membersihkan Sisa Bakteri

Selain menyikat gigi, berkumur sering menjadi pilihan lain yang banyak dilakukan.

Berkumur menggunakan obat kumur biasanya membantu membersihkan area mulut yang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Cara ini juga sering digunakan untuk membantu mengurangi bakteri penyebab bau mulut.

Kebiasaan ini umumnya dilakukan setelah menyikat gigi agar kebersihan mulut terasa lebih maksimal.

Memperhatikan Makanan Saat Sahur

Bau mulut saat puasa juga sering berkaitan dengan jenis makanan yang dikonsumsi.

Beberapa makanan dengan aroma tajam seperti bawang, petai, atau jengkol biasanya meninggalkan bau yang cukup kuat di mulut. Karena itu, banyak orang memilih mengurangi makanan tersebut saat sahur.

Sebaliknya, makanan seperti buah dan sayur sering dianggap membantu menjaga kesegaran mulut karena kandungan airnya cukup tinggi.

Buah dengan banyak kandungan air biasanya membantu tubuh tetap terhidrasi setelah sahur atau saat berbuka.

Menjaga Asupan Air Saat Berbuka dan Sahur

Kebiasaan minum air yang cukup juga sering disebut sebagai bagian dari menjaga kesehatan mulut.

Air membantu menjaga kelembapan mulut sehingga bakteri tidak mudah berkembang. Banyak orang membagi waktu minum air antara saat berbuka, sebelum tidur, dan saat sahur agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi.

Dengan begitu, kondisi mulut tidak terlalu kering selama menjalani puasa di siang hari.

Hal Kecil yang Sering Terlewat

Beberapa kebiasaan lain juga sering dikaitkan dengan bau mulut saat puasa.

Misalnya, merokok atau konsumsi minuman tertentu yang bisa membuat mulut lebih kering. Kebiasaan ini biasanya membuat napas terasa kurang segar dalam waktu lebih lama.

Karena itu, banyak orang mencoba mengurangi kebiasaan tersebut selama bulan puasa.

Kebiasaan Sederhana yang Bisa Dicoba

Bau mulut saat puasa sebenarnya merupakan kondisi yang cukup umum dan sering dialami banyak orang.

Beberapa kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan gigi, memperhatikan makanan saat sahur, serta memenuhi kebutuhan cairan biasanya menjadi pilihan yang sering dilakukan untuk menjaga napas tetap segar.

Dengan memperhatikan hal-hal kecil tersebut, aktivitas puasa sehari-hari biasanya terasa lebih nyaman, termasuk saat berinteraksi dengan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menu SPPG Sindanglaya 2 Terus Hadirkan Gizi Terbaik, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto
SPPG Sindanglaya 2 Pagelaran Ucapkan Selamat Hari Sungai Nasional 2026, Perkuat Komitmen Menjaga Sungai demi Generasi Mendatang
Dean Bayu Pradana: Hari Sungai Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Pemuda Menjaga Kelestarian Sungai
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
AMPH Sumut Kecewa Kejagung Tak Berani Menahan Mantan Jampidsus
RTH Kecamatan Sepatan Nyaman Untuk Bersantai Dan Sambil Mengerjakan Tugas
Dialog Publik PB HMI Bahas RUU Kehutanan, Peringatkan Ancaman Pergeseran Fungsi Hutan Demi Investasi
Ratusan Murid Baru SMPN 1 Sukadiri Ikuti MPLS, Ketua MCS Ajak Siswa Menjadi Generasi Pembelajar, Berprestasi, dan Berkarakter
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:10

Menu SPPG Sindanglaya 2 Terus Hadirkan Gizi Terbaik, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto

Senin, 27 Juli 2026 - 11:02

SPPG Sindanglaya 2 Pagelaran Ucapkan Selamat Hari Sungai Nasional 2026, Perkuat Komitmen Menjaga Sungai demi Generasi Mendatang

Senin, 27 Juli 2026 - 10:57

Dean Bayu Pradana: Hari Sungai Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Pemuda Menjaga Kelestarian Sungai

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:23

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:39

AMPH Sumut Kecewa Kejagung Tak Berani Menahan Mantan Jampidsus

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com