Trauma Masa Lalu, Sarah Azhari Buka Suara soal Video Casting llegal

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Lama tak terdengar kabarnya di layar kaca, model dan aktris senior Sarah Azhari kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, bukan karena penampilannya yang glamor, melainkan karena curahan hati mengenai luka lama yang masih membekas hingga saat ini.

​Dalam sebuah tayangan yang kembali ramai diperbincangkan di media sosial pada Jumat (2/1/2026), adik dari Ayu Azhari ini akhirnya buka suara terkait pengalaman traumatis yang pernah dialaminya di puncak kariernya dahulu. Sarah mengenang momen kelam ketika dirinya menjadi korban perekaman tanpa izin saat proses casting sebuah produksi film.

​”Masalah yang dulu orang pernah merekam saya ketika saya sedang casting, itu saya direkam dan diperjualbelikan VCD-nya. Menurut saya itu dipermalukan. Saya jadi punya masalah trauma,” ungkap Sarah dengan nada suara yang terdengar bergetar menahan emosi.

Teror Surat Kaleng

​Penderitaan Sarah di masa lalu tidak berhenti pada pelanggaran privasi tersebut. Ia juga membeberkan adanya upaya sabotase karier yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab melalui surat kaleng. Fitnah yang disebar melalui surat anonim tersebut nyaris menghancurkan reputasi profesionalnya.

​”Ada orang yang menulis surat kaleng ke PT tersebut, di mana tempat saya dikontrak, untuk bilang bahwa saya tidak pantas untuk menjadi brand ambassador di tempat itu,” tuturnya.

​Akibat fitnah tersebut, posisinya sebagai duta sebuah produk sempat terancam. Pihak perusahaan bahkan sempat didesak untuk memutus kontrak kerja sama dengan dirinya.

Penyesalan Terjun ke Dunia Hiburan?

​Sembari menahan tangis, Sarah mengakui bahwa stigma negatif yang kerap melekat pada imej seksinya sering kali membuat hidupnya tidak tenang, meskipun ia merasa tidak melakukan kesalahan fatal.

​”Menyesal sih enggak, karena saya tidak melakukan kesalahan walaupun orang bilang saya begini begitu, jelek selalu gitu ya, di mata orang,” jelasnya.

​Kendati demikian, trauma yang bertumpuk membuat Sarah sempat berpikir ulang mengenai jalan hidup yang dipilihnya. Ia secara jujur menyatakan, apabila waktu bisa diputar kembali, kemungkinan besar ia tidak akan memilih untuk terjun dan berkarier di dunia hiburan yang penuh intrik ini.

Sumber Berita: Nnc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bimbingan Manasik Haji Bahas Layanan dan Ibadah Selama di Arafah dan Muzdalifah
Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik
Rapat Evaluasi Kinerja dan Diskusi, Media Center Sukadiri: Perkuat Peran Pers Dengan Perkembangan Informasi Dan Demokrasi 
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan Hadiri Panen Raya Jagung di Kecamatan Baradatu
Koperasi Sekolah Penyediaan Seragam Di Sorot Ketua DPD GMPK Kabupaten Tangerang
BPBD Kabupaten Tangerang Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026
Jaga Kampung Bangun Desa Cegah Bahaya di Lingkungan Kita
Musa Ahmad Terpilih Aklamasi, Riza Mirhardi: Kader Golkar Harus Hadir Untuk Masyarakat dan Konsolidasi Hingga Ke Dusun se-Lampung Tengah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:06 WIB

Bimbingan Manasik Haji Bahas Layanan dan Ibadah Selama di Arafah dan Muzdalifah

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:20 WIB

Pers, Aktivisme, dan Tanggung Jawab Etis di Tengah Zaman yang Berisik

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:40 WIB

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan Hadiri Panen Raya Jagung di Kecamatan Baradatu

Senin, 9 Februari 2026 - 04:17 WIB

Koperasi Sekolah Penyediaan Seragam Di Sorot Ketua DPD GMPK Kabupaten Tangerang

Senin, 9 Februari 2026 - 03:21 WIB

BPBD Kabupaten Tangerang Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com