Suarapanturanews.com — Lama tak terdengar kabarnya di layar kaca, model dan aktris senior Sarah Azhari kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, bukan karena penampilannya yang glamor, melainkan karena curahan hati mengenai luka lama yang masih membekas hingga saat ini.
Dalam sebuah tayangan yang kembali ramai diperbincangkan di media sosial pada Jumat (2/1/2026), adik dari Ayu Azhari ini akhirnya buka suara terkait pengalaman traumatis yang pernah dialaminya di puncak kariernya dahulu. Sarah mengenang momen kelam ketika dirinya menjadi korban perekaman tanpa izin saat proses casting sebuah produksi film.
”Masalah yang dulu orang pernah merekam saya ketika saya sedang casting, itu saya direkam dan diperjualbelikan VCD-nya. Menurut saya itu dipermalukan. Saya jadi punya masalah trauma,” ungkap Sarah dengan nada suara yang terdengar bergetar menahan emosi.
Teror Surat Kaleng
Penderitaan Sarah di masa lalu tidak berhenti pada pelanggaran privasi tersebut. Ia juga membeberkan adanya upaya sabotase karier yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab melalui surat kaleng. Fitnah yang disebar melalui surat anonim tersebut nyaris menghancurkan reputasi profesionalnya.
”Ada orang yang menulis surat kaleng ke PT tersebut, di mana tempat saya dikontrak, untuk bilang bahwa saya tidak pantas untuk menjadi brand ambassador di tempat itu,” tuturnya.
Akibat fitnah tersebut, posisinya sebagai duta sebuah produk sempat terancam. Pihak perusahaan bahkan sempat didesak untuk memutus kontrak kerja sama dengan dirinya.
Penyesalan Terjun ke Dunia Hiburan?
Sembari menahan tangis, Sarah mengakui bahwa stigma negatif yang kerap melekat pada imej seksinya sering kali membuat hidupnya tidak tenang, meskipun ia merasa tidak melakukan kesalahan fatal.
”Menyesal sih enggak, karena saya tidak melakukan kesalahan walaupun orang bilang saya begini begitu, jelek selalu gitu ya, di mata orang,” jelasnya.
Kendati demikian, trauma yang bertumpuk membuat Sarah sempat berpikir ulang mengenai jalan hidup yang dipilihnya. Ia secara jujur menyatakan, apabila waktu bisa diputar kembali, kemungkinan besar ia tidak akan memilih untuk terjun dan berkarier di dunia hiburan yang penuh intrik ini.
Sumber Berita: Nnc
























