Suarapanturanews.com, KABUPATEN TANGERANG — Persatuan Masyarakat Sukadiri (PERMAYSURI) menggelar aksi damai di wilayah Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Minggu (06/09/2026). Aksi tersebut menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat terkait kualitas pembangunan jalan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dan evaluasi dari pemerintah serta pihak terkait.
Dalam aksi tersebut, peserta menyampaikan aspirasi agar pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas, transparansi, serta kepentingan masyarakat. Massa juga meminta agar setiap pembangunan yang menggunakan anggaran negara maupun daerah dapat memberikan manfaat dan ketahanan yang baik dalam jangka panjang.
Aksi berlangsung secara tertib dan kondusif. Jajaran Kepolisian melalui Polsek Mauk turut melakukan pengamanan dan pengawalan selama kegiatan berlangsung guna memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PERMAYSURI sekaligus Ketua Media Center Sukadiri (MCS), Ijum Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian serta seluruh masyarakat dan peserta aksi yang telah ikut menjaga ketertiban.
«“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Kepolisian, khususnya Polsek Mauk, yang telah melakukan pengamanan dan pengawalan sehingga aksi ini berjalan aman dan kondusif. Terima kasih juga kepada seluruh rekan-rekan dan masyarakat yang telah berpartisipasi serta menjaga ketertiban selama aksi berlangsung,” ujar Ijum Setiawan.»
Menurut Ijum, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di daerah. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan secara damai dan tidak ditujukan untuk mencari kesalahan pihak tertentu.
“Kami hanya ingin pembangunan yang dilaksanakan benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kalau ada hal yang perlu dievaluasi, tentu harus disampaikan melalui mekanisme yang baik agar dapat menjadi perhatian pemerintah,” katanya.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta aksi yang mampu menjaga suasana tetap tertib selama kegiatan berlangsung.
“Kami bangga karena masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai, tertib, dan bermartabat. Ini menunjukkan bahwa kritik dan kontrol sosial dapat dilakukan tanpa mengabaikan ketertiban dan keamanan,” tambahnya.
PERMAYSURI berharap pemerintah dan instansi terkait dapat menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut dengan melakukan evaluasi terhadap kualitas pembangunan jalan yang menjadi sorotan.
Masyarakat juga berharap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tangerang ke depan semakin berkualitas, transparan, dan benar-benar berorientasi pada kepentingan serta kebutuhan masyarakat.






















