Suarapanturanews.com, Tangerang —Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di lapangan depan kantor bupati berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan dari Harakatul Yamanie yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan program sekolah gratis sebagai upaya pemerataan akses pendidikan.
Kepala sekolah, Ahmad Rohil, M.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa momentum Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi bersama untuk memperbaiki kualitas pendidikan. Ia menegaskan bahwa program sekolah gratis harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu.
“Pendidikan adalah hak semua anak bangsa. Program sekolah gratis ini harus diperkuat, baik dari sisi kualitas maupun pemerataan, agar tidak ada lagi anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujar Ahmad Rohil.
Sementara itu, Komite SMP yang diwakili oleh Kang Mahfudin, yang akrab disapa Kang Jepang, turut memberikan pandangan kritisnya. Ia menilai bahwa program gratis harus diiringi dengan transparansi dan pengawasan yang ketat agar tepat sasaran.
“Program gratis ini sangat baik, tapi jangan sampai hanya sebatas wacana atau formalitas. Harus ada pengawasan yang jelas, agar dana yang dialokasikan benar-benar sampai ke kebutuhan siswa dan tidak disalahgunakan,” tegasnya.
Perwakilan Harakatul Yamanie juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pendidikan yang berpihak pada masyarakat. Mereka berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada akses, tetapi juga meningkatkan kualitas tenaga pendidik, sarana prasarana, serta sistem pembelajaran yang adaptif dengan perkembangan zaman.
Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan pendidikan yang adil, merata, dan berkualitas.












