Suarapanturanews.com — Tangerang, Ketua Media Center Sukadiri (MCS) Ijum Setiawan,SH menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. Dalam pernyataannya, Ijum Setiawan,SH Bersama Pengurus Anggota MCS mengajak seluruh insan pers, Untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai panduan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik.
Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Mari jadikan hari ini sebagai momentum memperkuat semangat kebangsaan, menjaga keutuhan NKRI, dan mengedepankan jurnalistik yang mencerahkan serta berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Menurut Ketua MCS Ijum Setiawan, SH, di tengah Pembangunan wilayah dan sosial, peran media sangat strategis dalam membentuk sebuah publik dan memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya nilai-nilai dasar negara.
Lanjutnya, sebagai ketua media center sukadiri, Ijum Setiawan,SH, juga menekankan bahwa media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga agen perubahan yang mampu menjaga harmoni di tengah masyarakat khususnya bagi bangsa.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tapi juga filosofi hidup berbangsa. Media harus menjadi benteng terakhir ketika arus informasi menyesatkan mulai membanjiri ruang publik.
Selain itu, Ijum Setiawan,SH mengajak seluruh anggota pengurus Media Center Sukadiri untuk terus menjunjung tinggi etika jurnalistik, tidak terjebak isu isu yang tidak benar kita sebagai jurnalistik harus senantiasa menyuarakan kebenaran dan keadilan bagi masyarakat luas khususnya bagi wilayah kita sendiri.
“ Media Center Sukadiri akan terus mendorong kolaborasi antarmedia untuk memperkuat profesionalisme, kredibilitas, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bagi kecamatan sukadiri.
Perlu Kita Ketahui:
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajarkan pentingnya moral dan etika dalam setiap karya jurnalistik. Seorang wartawan tidak hanya dituntut cerdas mencari berita, tetapi juga harus memiliki integritas dan tanggung jawab moral terhadap informasi yang disampaikan kepada publik.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menjadi fondasi dalam menghormati hak-hak narasumber dan masyarakat. Jurnalis harus menghindari pemberitaan yang merendahkan martabat manusia, menyebarkan kebencian, atau memicu diskriminasi terhadap kelompok tertentu.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, menjadi semakin relevan di tengah derasnya arus informasi dan media sosial yang sering kali memecah belah masyarakat. Pers memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi perekat bangsa, bukan sebaliknya menjadi alat yang memperuncing perbedaan dan konflik.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, tercermin dalam fungsi pers sebagai pilar demokrasi. Jurnalis menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah, menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mengawasi jalannya kekuasaan demi kepentingan publik.
Sementara sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi semangat bagi jurnalis untuk terus mengangkat suara-suara yang selama ini terpinggirkan. Pers tidak boleh hanya menyoroti mereka yang memiliki kekuasaan dan akses, tetapi juga harus memberi ruang bagi rakyat kecil yang membutuhkan perhatian.
Sebagai jurnalis, memaknai Hari Lahir Pancasila berarti memperkuat komitmen untuk terus menyuarakan kebenaran, menjaga independensi, dan berdiri di pihak kepentingan rakyat. Sebab selama masih ada jurnalis yang berani menulis fakta dan menyampaikan kebenaran, selama itu pula api Pancasila akan tetap menyala di bumi Indonesia.
Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026. Mari menjaga Indonesia dengan kata, karya, dan kebenaran.
Berharap semangat Hari Lahir Pancasila tahun ini dapat memperkuat solidaritas, memperdalam nilai persatuan, dan menjaga marwah PERS, khususnya Bagi Media Center Sukadiri.





















