Suarapanturanews.com — Pemerintah Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai bagian dari penyusunan arah pembangunan desa untuk Tahun Anggaran 2026.
Musrenbangdes mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan”. Tema tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam menyusun program pembangunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Dalam forum tersebut, berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat menjadi bahan pembahasan untuk menentukan program prioritas pembangunan. Selain pembangunan infrastruktur, perhatian juga diarahkan pada pengembangan potensi ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, sektor perdagangan, industri kecil dan menengah, serta penguatan ketahanan pangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Mauk Angga, menyampaikan bahwa Musrenbangdes merupakan forum penting untuk menyatukan perencanaan pembangunan dengan kebutuhan nyata masyarakat.
“Musrenbangdes bukan hanya kegiatan rutin, tetapi menjadi ruang untuk menggali aspirasi masyarakat dan menentukan prioritas pembangunan. Kami berharap program yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tegal Kunir Lor,” ujar Angga.
Menurutnya, pengembangan sektor industri dan perdagangan perlu berjalan beriringan dengan ketahanan pangan serta tetap memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Desa Tegal Kunir Lor Mahpudin Kipang menegaskan bahwa pemerintah desa akan berupaya mengakomodasi aspirasi masyarakat dalam penyusunan program Tahun Anggaran 2026.
“Kami ingin perencanaan proritas utaman adalah, pengajuan tandon, yang sifatnya untuk terjadinya kemarau apa lagi di musim kemarau seperti ini, karna kita tidak ada tandon maka terjadi nya kekeringan,karna ini sesuai dengan tema musrembangdes, Karna sesuai dengan program pemerintah pusat yaitu ketahan pangan,”
karna, dari itu kami dengan musrembangdes ini akan mengadakan pompanisasi di area persawahan karna tanpa ada nya pompanisasi tidak akan terjadi panen, untuk meningkatkan ketahanan pangan
selanjutnya,” mahpudin Kipang Kades tegal kunir lor akan, mengusulkan pegadaan lahan untuk SDN 1 dan SDN 2 , untuk anggaran 2027 dan di tambah juga usulan- usulan untuk pegadaan CCTV, muda- mudahan bisa di tampung di anggaran ADD, berkelanjutan,” kata mahpudin kipang.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, masyarakat, pelaku usaha, kelompok tani dan berbagai unsur lainnya sangat diperlukan agar program yang direncanakan dapat terlaksana secara efektif.
“Harapannya, hasil Musrenbangdes ini menjadi dasar pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” pungkasnya.
Dengan adanya Musrenbangdes tersebut, Pemerintah Desa Tegal Kunir Lor berharap seluruh program prioritas Tahun Anggaran 2026 dapat disusun secara transparan, partisipatif dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.













