Suarapanturanews.com, SERANG – Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Banten menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelayanan publik di wilayah Banten.
Ketua FRIC DPW Banten, Habibi, meminta kepada seluruh wartawan yang tergabung di FRIC Banten untuk aktif mengawasi dan memantau jalannya pelayanan publik, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun pelayanan administrasi lainnya.
> “Saya instruksikan seluruh anggota FRIC Banten untuk mengawasi pelayanan publik, karena masih banyak jenis pelayanan yang merugikan masyarakat,” tegas Habibi Ketua FRIC DPW Banten, Jumat (09/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kasus sulitnya pendaftaran online di Klinik AMC Petir yang dikeluhkan warga hingga 4 hari gagal daftar adalah contoh nyata bahwa masih ada pelayanan publik yang belum maksimal dan harus dievaluasi.
Ia menambahkan, peran wartawan sebagai kontrol sosial sangat penting agar hak-hak masyarakat tidak terabaikan dan pelayanan publik bisa berjalan sesuai dengan aturan perundang-undangan.
“Kita jangan diam jika ada warga yang dirugikan. Wartawan FRIC harus jadi garda terdepan membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan,” tambahnya.
FRIC DPW Banten juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat Banten yang merasa dirugikan dalam pelayanan publik. (Tim FRIC Banten)















