Suarapanturanews.com — Tangerang, Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah 2026 Kepala Desa Tegal Kunir Lor, Mahpudin Kipang mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat muslim seluruh dunia, Rabu (20/5/2026).
“Sambut hari penuh berkah, sucikan diri damaikan jiwa. Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, mohon maaf lahir dan bathin.
Dalam semangat kebersamaan dan keikhlasan, Pemerintah Desa Tegal Kunir Lor kecamatan mauk kabupaten tangerang sampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim seluruh dunia, khususnya bagi warga desa tegal Kunir Lor.
Momen Idul Adha menjadi pengingat akan nilai-nilai pengorbanan, ketulusan, serta kepatuhan kepada Allah SWT sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS.
“Momen Idul Adha 1446 Hijriah diharapkan dapat meningkatkan semangat dalam berkurban, memperkuat ikatan silaturahmi dan kepedulian sosial antar sesama. Semangat berkurban juga merupakan cermin dari keimanan, keikhlasan serta keteguhan iman kita kepada Allah SWT.
Pada kesempatan ini, Kepala Desa Tegal Kunir Lor dan juga Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Mahpudin Kipang menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan dan khilaf yang mungkin terjadi selama dirinya dan jajaran perangkat desa dalam melayani masyarakat.
Lanjutnya, Kepala Desa Tegal Kunir Lor, Mahpudin Kipang, dalam pesannya, menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan hanya tentang berkurban secara fisik, tetapi juga menjadi momen untuk menumbuhkan rasa empati, peduli terhadap sesama, dan memperkuat solidaritas menjadi Pemimpin kepada pemerintahan desa serta melayani pelayanan kepada warga masyarakat desa.
“Semoga dengan semangat Idul Adha, kita semua dapat terus menebar kebaikan dan belajar untuk ikhlas serta tawakal dalam menjalani kehidupan
Saya Kepala Desa Tegal Kunir Lor beserta aparatur pemerintah desa mengucapkan:
“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat-Nya dan memberikan kemudahan dalam setiap langkah kita semua.”




















