Polda Banten Imbau Warga Tetap Tenang Hadapi Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, Serang – Polda Banten mengimbau masyarakat, khususnya warga di wilayah pesisir Banten, untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyikapi aktivitas Gunung Anak Krakatau yang hingga saat ini masih berada pada Level III (Siaga).

Berdasarkan laporan aktivitas Gunungapi Anak Krakatau dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), periode pengamatan 6 September 2026 pukul 06.00–12.00 WIB, tercatat aktivitas kegempaan berupa 1 kali letusan, 4 kali hembusan, 15 kali gempa low frequency, dan 7 kali gempa hybrid/fase banyak.

Selain itu, tremor menerus (microtremor) juga masih terekam dengan amplitudo 6–45 mm, dominan 10 mm. Secara visual, gunung tertutup kabut dengan tingkat 0–III dan asap kawah tidak teramati. Kondisi ombak laut dilaporkan tenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, Polri bersama instansi terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan mengimbau masyarakat agar tidak panik serta menjadikan informasi resmi sebagai rujukan utama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ikuti informasi dan arahan dari instansi resmi, khususnya Badan Geologi, PVMBG, BPBD dan pemerintah daerah,” ujar Maruli, Minggu (06/09).

Ia menegaskan, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat, wisatawan maupun pengunjung diminta mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan oleh otoritas kebencanaan.

“Tenang bukan berarti mengabaikan kewaspadaan. Kami mengajak masyarakat tetap beraktivitas secara normal dengan memperhatikan perkembangan situasi dan ketentuan keselamatan. Jangan mendekati atau melakukan aktivitas di wilayah yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya,” katanya.

Berdasarkan rekomendasi PVMBG, masyarakat, pengunjung maupun wisatawan tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Polda Banten juga mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan dampak abu vulkanik. Abu vulkanik memiliki sifat tajam dan abrasif sehingga dapat mengganggu kesehatan pernapasan serta berpotensi merusak permukaan benda apabila dibersihkan dengan cara yang tidak tepat.

“Apabila terdapat abu vulkanik di sekitar rumah, kendaraan maupun lingkungan, gunakan alat pelindung diri seperti masker dan lindungi mata. Jangan langsung menyemprot abu dengan air karena abu yang bercampur air dapat menjadi lumpur yang mengeras dan menyumbat saluran,” jelas Maruli.

Masyarakat juga diimbau tidak menggunakan blower atau menyapu dengan cara yang menyebabkan abu kembali beterbangan. Untuk membersihkan halaman, jalan maupun genteng, abu sebaiknya dikumpulkan terlebih dahulu menggunakan sapu atau sekop dengan cara yang tidak membuat debu beterbangan, kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dibuang sesuai arahan petugas atau pemerintah daerah.

Sementara untuk kendaraan, masyarakat diimbau tidak langsung mengelap abu dalam kondisi kering karena sifat abrasif abu vulkanik dapat menyebabkan goresan pada permukaan kendaraan. Abu sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dengan air bertekanan sebelum kendaraan dicuci menggunakan sabun sebagaimana mestinya.

Untuk bagian dalam rumah, masyarakat dapat menutup rapat pintu dan jendela, serta membersihkan abu menggunakan vacuum cleaner apabila tersedia atau lap basah agar abu tidak kembali beterbangan. Peralatan elektronik dan mesin yang terkena abu juga sebaiknya dimatikan, ditutup dan dibersihkan secara hati-hati.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, waspada dan saling menjaga. Gunakan alat pelindung diri ketika membersihkan abu vulkanik, jangan melakukan aktivitas di zona yang dilarang, dan selalu mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi,” tutupnya.

Polri bersama BPBD dan seluruh stakeholder terkait akan terus memonitor perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta memastikan langkah-langkah pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Polda Banten mengajak masyarakat menjadikan Badan Geologi/PVMBG, BPBD dan pemerintah daerah sebagai rujukan utama, serta segera mengikuti arahan petugas apabila terdapat perubahan kondisi maupun rekomendasi kebencanaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pengamanan Aset Negara, 152 Peserta Ikuti Pelatihan Auditor SMP Ditpamobvit Korsabhara
Kualitas Menu MBG di SPPG Kubang Pagelaran Jadi Sorotan, Asda I Siapkan Penelusuran
Semarak Parade Budaya Warnai Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang
Peringati Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang, DPRD Gelar Rapat Paripurna: Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan
BLT Kesra Oktober–Desember 2026 Dinantikan, Begini Cara Mengecek Informasi Bantuan
Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Penundaan
Pekerjaan Paving Block Diduga Abaikan K3 Untuk Para Pekerja
MEMANAS! Pemuda Pancasila Kabupaten Tangerang Geruduk WOM Finance Citra Raya, Buntut Penarikan Motor Di Jalan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Perkuat Pengamanan Aset Negara, 152 Peserta Ikuti Pelatihan Auditor SMP Ditpamobvit Korsabhara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kualitas Menu MBG di SPPG Kubang Pagelaran Jadi Sorotan, Asda I Siapkan Penelusuran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Semarak Parade Budaya Warnai Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Peringati Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang, DPRD Gelar Rapat Paripurna: Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:16 WIB

BLT Kesra Oktober–Desember 2026 Dinantikan, Begini Cara Mengecek Informasi Bantuan

Berita Terbaru

Kuliner

Klepon: Si Hijau yang Menyimpan Manisnya Kenangan Masa Lalu

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:21 WIB

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com