PP GP Al Washliyah Desak APH Bongkar Aliran Dana Kasus Wamen Imipas Silmy Karim

- Jurnalis

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, Nasional — Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GP Al Washliyah) meminta Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak tegas dalam mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang menyeret Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim. Organisasi kepemudaan Islam ini mendesak agar seluruh oknum yang diduga menerima aliran dana haram dalam pusaran kasus tersebut segera ditangkap.

Ketua Umum PP GP Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh tebang pilih dan harus menyentuh hingga ke akar-akarnya, termasuk para pihak yang ikut menikmati aliran dana.

“Kami meminta APH, baik KPK, Kejaksaan Agung, maupun Kepolisian, untuk bergerak cepat. Jangan hanya berhenti pada pelaku utama, tetapi tangkap juga oknum-oknum yang menerima aliran dana dari kasus ini. Siapa pun mereka, jika terbukti bersalah, harus mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum,” ujar Aminullah dalam keterangan persnya di Jakarta.

Menurut Aminullah, pengusutan yang transparan dan menyeluruh sangat penting untuk menjaga integritas instansi penegak hukum dan kementerian terkait, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi di tanah air.

Duduk Perkara Kasus Wamen Imipas Silmy Karim

Kasus yang menimpa Silmy Karim, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi. Fokus penyelidikan APH mengarah pada dugaan penyelewengan anggaran dan penerimaan gratifikasi atau suap yang melibatkan sejumlah proyek pengadaan serta kebijakan strategis saat sang pejabat mengemban tugas di sektor terkait.

Fakta persidangan dan hasil penyelidikan awal dari APH mengindikasikan adanya aliran dana dalam jumlah besar yang mengalir ke beberapa pihak, termasuk sejumlah oknum pejabat dan fasilitator yang diduga ikut memuluskan transaksi ilegal tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Aparat Penegak Hukum terus melakukan pendalaman dengan memanggil sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti digital serta dokumen keuangan. Di sisi lain, pihak penasihat hukum Silmy Karim menyatakan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

PP GP Al Washliyah menyatakan akan terus mengawal jalannya kasus ini agar proses hukum berjalan secara objektif, transparan, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. *(Tim)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Tangerang Pertahankan Tradisi Juara, Raih Gelar Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten Lima Kali Berturut-turut
Jangan Tertipu oleh Apa yang Tampak
Aku tak keberatan berapa lama pun
Biarlah Aku Menjadi Tokoh Jahat dalam Ceritamu
Bukan Sekadar Pelepas Dahaga, Ini Waktu Terbaik Minum Air Kelapa untuk Tubuh
Ketua JBB Kasman, Sampaikan Ucapan Happy Wedding untuk Saeful Bahri dan Siti Munasaroh
Karang Taruna Kecamatan Jayanti Periode 2026-2031 Resmi Dilantik dan Siap Wujudkan Masyarakat Sejahtera
Keterikatan dan cinta adalah dua hal yang sering disalahartikan. Padahal keduanya berbeda
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:28

Kabupaten Tangerang Pertahankan Tradisi Juara, Raih Gelar Juara Umum MTQ XXIII Provinsi Banten Lima Kali Berturut-turut

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:36

Jangan Tertipu oleh Apa yang Tampak

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:34

Aku tak keberatan berapa lama pun

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:32

Biarlah Aku Menjadi Tokoh Jahat dalam Ceritamu

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:40

Bukan Sekadar Pelepas Dahaga, Ini Waktu Terbaik Minum Air Kelapa untuk Tubuh

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com