Kabid Disdik Lebak Belum Berikan Tanggapan atas Konfirmasi Wartawan Terkait Guru Paruh Waktu yang Meninggal Dunia

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, LEBAK (BANTEN) – Meninggalnya Junaeti, seorang guru paruh waktu di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi perhatian publik dan memunculkan kembali pembahasan mengenai kesejahteraan guru paruh waktu. Sabtu (12/07/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhumah Junaeti telah mengabdi sebagai tenaga pendidik selama kurang lebih 17 tahun. Ia meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit jantung.

Almarhumah meninggalkan suami yang bekerja sebagai pedagang cilok serta anak-anak yang masih berusia balita.

Sejumlah awak media telah berupaya mengonfirmasi Kepala Bidang di Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Sahril, untuk meminta tanggapan terkait pemberitaan tersebut, termasuk langkah yang akan dilakukan dinas terhadap keluarga almarhumah. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan respons atas permintaan konfirmasi.

Sementara itu, perwakilan keluarga almarhumah menyampaikan bahwa hingga saat ini mereka baru menerima kunjungan takziah dari perwakilan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lebak.

“Yang datang hanya Pak Eva dari perwakilan Ketua PGRI Lebak untuk bertakziah,” ujar perwakilan keluarga.

Menurut keterangan keluarga, PGRI Kabupaten Lebak juga melakukan penggalangan dana secara sukarela yang kemudian diserahkan kepada keluarga dengan nominal sebesar Rp1.500.000.

Keluarga juga mengaku telah meminta agar aspirasi mereka disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak. Menurut keterangan keluarga, mereka menerima penjelasan bahwa almarhumah masih berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu sehingga, menurut penjelasan tersebut, belum terdapat hak kesejahteraan tertentu yang dapat diproses.

Pernyataan tersebut masih merupakan keterangan dari pihak keluarga dan belum mendapat tanggapan maupun penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak belum memberikan klarifikasi resmi terkait kondisi tersebut maupun tanggapan atas konfirmasi yang telah disampaikan awak media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Gapura Gerbang Perumahan Permata Balaraja Jadi Sorotana
Api Padam, Saatnya Benahi Kawasan TPA Jatiwaringin Secara Menyeluruh
Goresan Kisahku
Kadis Perkimtan Deli Serdang Dampingi Dirjen PKP Survei Lahan, Siapkan Realisasi Program 3 Juta Rumah
Pastikan Situasi Kondusif, Den Turangga Ditpolsatwa Gelar Patroli Berkuda di Car Free Day Margonda
Keterikatan dan cinta adalah dua hal yang sering disalahartikan. Padahal keduanya berbeda
Kehidupan :Saat Berhenti Memaksa Justru Membuat Hidup Mengalir
Benarkah LGBT Menjadi Instrumen Kontrol Populasi? Membaca Data di Balik Narasi Global
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 02:35

Kabid Disdik Lebak Belum Berikan Tanggapan atas Konfirmasi Wartawan Terkait Guru Paruh Waktu yang Meninggal Dunia

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:27

Pembangunan Gapura Gerbang Perumahan Permata Balaraja Jadi Sorotana

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:42

Api Padam, Saatnya Benahi Kawasan TPA Jatiwaringin Secara Menyeluruh

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:49

Goresan Kisahku

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:26

Kadis Perkimtan Deli Serdang Dampingi Dirjen PKP Survei Lahan, Siapkan Realisasi Program 3 Juta Rumah

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com