Cara Membersihkan Daging Kambing Kurban Agar Tidak Bau Prengus, Enak Dibikin Sate

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Daging kambing kurban merupakan daging yang akan diterima oleh masyarakat saat Idul Adha. Masyarakat biasanya langsung mengolah daging kambing kurban setelah menerima dari panitia kurban.

Namun banyak masyarakat yang masih salah saat membersihkan daging kambing kurban. Cara membersihkan daging kambing kurban yang salah ini akan membuat daging menjadi bau prengus.

Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya mengetahui cara membersihkan daging kambing kurban yang benar sehingga dapat diolah menjadi sate yang enak.

Asal Usul Bau Prengus pada Daging Kambing

Bau prengus pada daging kambing sebenarnya merupakan hal yang alami dan normal terjadi. Bau prengus ini berasal dari senyawa kimia alami yang terkandung dalam lemak daging kambing.

Asam lemak dari daging kambing ini sangat mudah mengalami oksidasi saat mengalami kontak langsung dengan udara sehingga menyebabkan penguapan dan melepaskan aroma khas yang biasa disebut bau prengus.

Selain karena asam lemak ini, bau prengus pada daging kambing juga dapat disebabkan karena proses penyembelihan dan pasca penyembelihan yang salah. Kambing yang stres sebelum disembelih dapat kelenjar keringat atau feromon meningkat tajam sehingga membuat daging menjadi prengus.

Cara Membersihkan Daging Kambing

Setelah mendapatkan daging kambing kurban, masyarakat sebaiknya mengolah daging tersebut dengan cara yang benar agar tidak bau prengus.

Cara membersihkan daging kambing kurban agar tidak bau prengus ternyata sangat mudah untuk dilakukan. Berikut cara membersihkan daging kambing kurban agar tidak bau prengus.

Jangan Dicuci dengan Air Kran

Daging kambing kurban yang diterima dari panitia sebaiknya tidak dicuci dengan air kran. Mencuci daging kambing kurban segar dengan air kran justru membuat senyawa asam lemak terlepas dan menyebabkan bau prengus yang menyengat.

Daging kambing kurban cukup dibersihkan dengan tisu dapur atau kain bersih tanpa menggunakan air.

Buang Lapisan Lemak

Oleh karena bau prengus berasal dari kelenjar lemak, membuang lapisan lemak putih pada daging kambing kurban dapat menghilangkan bau prengus yang menempel pada daging.

Lumuri dengan Garam

Daging kambing kurban yang sudah dibersihkan dan dibuang lemak putihnya dapat dilumuri dengan garam dapur. Cara ini efektif untuk membersihkan daging dari sisa darah dan kotoran makro tanpa perlu mencucinya dengan air kran.

Beri Air Perasan Jeruk Nipis

Memutus rantai senyawa penyebab bau prengus menjadi langkah paling efektif agar daging kambing kurban bebas bau prengus. Air perasan jeruk nipis yang mengandung asam alami dapat memutus rantai senyawa tersebut.

Beri air perasan jeruk nipis pada daging kambing kurban secara menyeluruh ke permukaan daging. Selain menghilangkan bau prengus, kandungan asam ini juga dapat membuat tekstur serat daging lebih empuk.

Setelah serangkaian proses ini dilakukan, daging kambing kurban siap diolah menjadi makanan lezat seperti sate.

Untuk membuat sate kambing yang enak, daging kambing kurban sebaiknya diberi nanas yang sudah dihaluskan terlebih dahulu. Jus nanas ini dapat membantu daging kambing menjadi empuk dan tidak alot ketika dibakar.

Dengan menerapkan trik di atas, membuat sate kambing enak dan lezat tanpa bau prengus kini sudah dapat dilakukan dengan daging kambing kurban. Selamat mencoba cara membersihkan daging kambing kurban seperti di atas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menu SPPG Sindanglaya 2 Terus Hadirkan Gizi Terbaik, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto
SPPG Sindanglaya 2 Pagelaran Ucapkan Selamat Hari Sungai Nasional 2026, Perkuat Komitmen Menjaga Sungai demi Generasi Mendatang
Dean Bayu Pradana: Hari Sungai Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Pemuda Menjaga Kelestarian Sungai
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
AMPH Sumut Kecewa Kejagung Tak Berani Menahan Mantan Jampidsus
RTH Kecamatan Sepatan Nyaman Untuk Bersantai Dan Sambil Mengerjakan Tugas
Dialog Publik PB HMI Bahas RUU Kehutanan, Peringatkan Ancaman Pergeseran Fungsi Hutan Demi Investasi
Ratusan Murid Baru SMPN 1 Sukadiri Ikuti MPLS, Ketua MCS Ajak Siswa Menjadi Generasi Pembelajar, Berprestasi, dan Berkarakter
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:10

Menu SPPG Sindanglaya 2 Terus Hadirkan Gizi Terbaik, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo Subianto

Senin, 27 Juli 2026 - 11:02

SPPG Sindanglaya 2 Pagelaran Ucapkan Selamat Hari Sungai Nasional 2026, Perkuat Komitmen Menjaga Sungai demi Generasi Mendatang

Senin, 27 Juli 2026 - 10:57

Dean Bayu Pradana: Hari Sungai Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Pemuda Menjaga Kelestarian Sungai

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:23

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:39

AMPH Sumut Kecewa Kejagung Tak Berani Menahan Mantan Jampidsus

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com