Diduga Abaikan K3, Pekerjaan Proyek P3-TGAI Desa Buaran Mangga Pakuhaji Jadi Sorotan

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, Tangerang — Proyek saluran irigasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang berlokasi di Desa Buaran Mangga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai sorotan dari sejumlah awak media.

Saat melakukan investigasi lapangan, tim media menemukan para pekerja diduga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pekerja serta menunjukkan lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek.

Selain itu, pemasangan batu kali diduga dilakukan tanpa galian pondasi yang memadai. Jika dugaan tersebut benar, maka pekerjaan dikhawatirkan tidak sesuai spesifikasi teknis dan berpotensi mempengaruhi kualitas serta ketahanan bangunan irigasi di kemudian hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek yang bersumber dari APBN Tahun 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp195.000.000 tersebut dilaksanakan oleh GP3A Pakujajar berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi.

Ketika hendak dikonfirmasi terkait dugaan pelanggaran tersebut, Ketua P3A sulit ditemui oleh awak media. Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek belum memberikan penjelasan maupun tanggapan resmi.

berharap instansi terkait, termasuk pihak pengawas dan aparat penegak hukum, dapat turun langsung melakukan pemeriksaan guna memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang berlaku, sehingga penggunaan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran.

“Apabila ditemukan adanya penyimpangan, maka pihak terkait diharapkan segera mengambil tindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek sulit di temui dan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tidak memakai APD di lokasi pekerjaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ada Apa Staf Khusus Presiden Panggil Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center ?
Apresiasi Mengalir Deras, Gabungan Ormas dan Tokoh Masyarakat Puji Gercep Polres Tanjungbalai Ungkap Bandar Narkoba Vape jaringan Internasional
Kejari Pandeglang Siap Tindak Lanjuti Aduan KEMAS dan DPD KNPI Pandeglang Terkait Dugaan Pengelolaan PBB-P2 di Desa Kertaraharja
DARAH BIRU MASA DEPAN TERANCAM: GAB Desak Polda Sumut dan Interpol Libas Jaringan Internasional Vape “Getar” di Tanjungbalai
Patroli Laut, Kapolresta Tangerang Sisir Perairan Pulau Cangkir hingga Batas Serang
Ketua Depicab SOKSI Se-Banten Protes Tudingan terhadap Misbakhun Soal Cukai Rokok
Jelang Laga Persija vs Persib, Polresta Tangerang Cek Titik Keberangkatan Suporter, Amankan Nobar
Ini 4 Tips Bercinta di Pagi Hari Dijamin Lebih Nikmat dan Bergairah
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:38 WIB

Ada Apa Staf Khusus Presiden Panggil Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center ?

Selasa, 22 September 2026 - 07:42 WIB

Apresiasi Mengalir Deras, Gabungan Ormas dan Tokoh Masyarakat Puji Gercep Polres Tanjungbalai Ungkap Bandar Narkoba Vape jaringan Internasional

Kamis, 17 September 2026 - 10:14 WIB

Kejari Pandeglang Siap Tindak Lanjuti Aduan KEMAS dan DPD KNPI Pandeglang Terkait Dugaan Pengelolaan PBB-P2 di Desa Kertaraharja

Senin, 14 September 2026 - 13:54 WIB

DARAH BIRU MASA DEPAN TERANCAM: GAB Desak Polda Sumut dan Interpol Libas Jaringan Internasional Vape “Getar” di Tanjungbalai

Senin, 14 September 2026 - 10:38 WIB

Patroli Laut, Kapolresta Tangerang Sisir Perairan Pulau Cangkir hingga Batas Serang

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com