Inilah Beberapa Keistimewaan Umbi Yakon

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Umbi Yakon salah satu tanaman umbi-umbian yang banyak tumbuh di daerah berhawa sejuk seperti Dataran Tinggi Dieng (DTD) Banjarnegara.

‎Konon tanaman ini berasal dari kawasan pegunungan Andes, Amerika Selatan. Saat ini umbi Yakon telah dibudidayakan di sejumlah daerah di Indonesia termasuk di DTD Banjarnegara.

‎Umbi yakon banyak dikenal karena rasanya yang manis dan teksturnya yang renyah seperti apel. Disamping rasanya yang enak, ternyata umbi Yakon memiliki beberapa keistimewaan, kandungan gula alami yang baik bagi kesehatan.

Inilah Beberapa Keistimewaan Umbi Yakon 

‎Penyebaran umbi Yakon di Dieng sebenarnya sudah lama, namun kala itu warga hanya menanam di pinggiran lahan pertanian karena belum mengetahui khasiatnya.

‎Bahkan banyak dibuang begitu saja, saat pohon tersebut sudah berumur tahunan, padahal buahnya sudah sangat besar. Namun telah warga mengetahui manfaat umbi Yakon, tanaman ini kembali dibudidayakan.

‎Salah satu sentra umbi Yakon ada di kawasan Wisata Bosweisen di Desa Bakal Kecamatan Batur Kebumen Banjarnegara atau kawasan Dataran Tinggi Dieng (DTD).

‎Setiap panen raya, umbi Yakon ini dikirim ke Jakarta dan pasaran dan harga di tingkat lokal Banjarnegara juga semakin membaik mencapai Rp 25 – 30 ribu/kg.

‎Hermawan, ketua Pokdarwis Bosweisen Desa Bakal menyampaikan, tanaman umbi Yakon yang siap panen raya di Kawasan wisata Bosweisen mencapai 20.000 barang dan tanaman muda sekitar 10.000 batang/pohon.

‎”Kita tanam secara rutin, dan hasilnya dikirim ke Jakarta,on line dan harga dari petani Rp 25.000. Panen perbatang 3 – 5 kg. Usia 6 sampai 7 bulan. Jadi umur tanaman seperti singkong biasa,” ujar Hermawan, Minggu (10/1/2026).

‎Untuk diketahui bersama, manfaat utama umbi yakon diantaranya adalah untuk mengontrol gula darah. Senyawa prebiotik seperti FOS (Fruktooligosakarida) dan fruktosa membantu menghambat penyerapan gula, mencegah lonjakan gula darah.

‎Kesehatan Pencernaan: Inulin dan FOS adalah prebiotik yang memberi makan bakteri baik di usus, meningkatkan kesehatan pencernaan dan penyerapan nutrisi.

‎Kaya Serat & Antioksidan: Sumber serat, vitamin (C), dan antioksidan yang baik untuk kekebalan tubuh dan kesehatan kulit.

‎Kesehatan Jantung: Antioksidan dan kemampuannya mengatur gula darah dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

‎Rendah Kalori & Glikemik: Cocok untuk diet karena rendah kalori dan tidak menyebabkan kenaikan gula darah drastis.

‎Potensi Antimikroba: Beberapa senyawa pada yakon menunjukkan aktivitas antibakteri dan antijamur.

‎Lantas Bagaimana Carane konsumsinya. Seperti ditulis diatas, bahwa umbi tanaman ini bisa langsung dimakan atau dibuat juice.

 

Sumber Berita: nnc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tukar Rp1 Juta Jadi Rp800 Ribu: Ketua MCS Minta OJK dan BI Tertibkan Praktik Tukar Uang Pinggir Jalan di Tangerang
Dosen STISNU Bukber Bersama di Rumah Abah KH. Ali Zen
Idulfitri 2026 Tanggal Berapa? Hitung Mundur dan Prediksi Muhammadiyah, NU, Pemerintah
Hendarto Camat Cisauk Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
Pemerintah Kecamatan Kemiri Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
Camat Sukadiri Terima Audensi Pengaduan Masyarakat, Bahas Menata Respons Pelayan Publik Terhadap Aduan Masyarakat
Tradisi “Ngupat” atau Qunutan yang Rutin Digelar Setiap Hari Ke-15 Ramadhan
Ketua DPC LSM Seroja Resmi Layangkan Surat ke Inspektorat, Terkait Proyek di Kecamatan Sepatan Timur
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:09 WIB

Tukar Rp1 Juta Jadi Rp800 Ribu: Ketua MCS Minta OJK dan BI Tertibkan Praktik Tukar Uang Pinggir Jalan di Tangerang

Senin, 16 Maret 2026 - 04:37 WIB

Dosen STISNU Bukber Bersama di Rumah Abah KH. Ali Zen

Minggu, 15 Maret 2026 - 07:49 WIB

Idulfitri 2026 Tanggal Berapa? Hitung Mundur dan Prediksi Muhammadiyah, NU, Pemerintah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:18 WIB

Hendarto Camat Cisauk Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:41 WIB

Pemerintah Kecamatan Kemiri Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Berita Terbaru

Berita

Ratusan Personel Gabungan Amankan Pertandingan Liga 2

Sabtu, 28 Mar 2026 - 10:23 WIB

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com