IPSI Kecamatan Mauk Resmi Dilantik, Abdul Ghofur SH: Merangkul Seluruh Elemen Seni Bela Diri

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, TANGERANG — Pengurus Kecamatan (Pengcam) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Mauk Masa Bakti 2026–2030 resmi dilantik pada 6 September 2026. Mengusung tema “Luhur Budi, Teguh Tradisi, Membentuk Pendekar Mauk Berakar Budaya dan Berprestasi”. Bertempat di Aula Otto Iskandardinata, Kecamatan Mauk, prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Pengkab IPSI Kabupaten Tangerang, H. Yani Sutisna, S.H., M.Si., berlangsung khidmat dengan dihadiri sekitar 80 peserta.

Acara ini dihadiri jajaran Forkopimcam Mauk, mulai dari Camat Mauk, Danramil 09/Mauk, Danposal Tanjung Kait, hingga Dansatradar 401/Tanjung Kait serta Sekjen Pengkab IPSI Kabupaten Tangerang, H. Syukri Ariansyah, S.E., M.M., dan Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) Hj. Aida Ubaidah, S.E., M.M. Turut hadir para pembina dan pinisepuh dari perguruan silat Cakra Buana Muda Indonesia, Cempaka Putih, Terumbu Banten, IKSPI, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Beksi Haji Sanwani Ketua (BHSK), dan Beksi Haji Pikan.

IPSI Kecamatan Mauk Resmi Dilantik, Abdul Ghofur SH: Merangkul Seluruh Elemen Seni Bela Diri

Usai resmi dilantik, Ketua Pengcam IPSI Mauk, Abdul Ghofur, S.H., menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen seni bela diri di wilayah Mauk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh perguruan dan ketua Pengkab IPSI Kabupaten Tangerang yang telah memberikan amanah untuk membawa IPSI Ranting Mauk ini,” ungkapnya.

Dalam menjalankan amanah tersebut, Abdul Ghofur berpegang teguh pada prinsip kebersamaan tanpa membedakan perguruan mana pun.

“IPSI adalah rumah besar bagi kita bersama. Di IPSI, kita tidak lagi berbicara tentang ego perguruan masing-masing, melainkan berbicara tentang bagaimana bersama-sama membawa nama harum Kecamatan Mauk, melestarikan budaya bangsa, menjaring dan membina bibit-bibit atlet muda berbakat di Mauk agar mampu bersaing dan berprestasi melalui pencak silat, baik di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” tegasnya.

Camat Mauk, Angga Yulyantono, S.IP., M.Si., memberikan apresiasi dan apresiasi setinggi-tingginya atas terbentuknya kepengurusan baru ini. Ia berharap IPSI Mauk mampu mencetak atlet-atlet bertalenta.

“Saya ucapkan selamat atas dilantiknya Pengurus IPSI Kec. Mauk Masa Bakti 2026–2030. Semoga bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan Mauk. Pesan saya, rapihkan internal kepengurusan, perkuat kebersamaan, dan bersinergi mendukung program pemerintah, khususnya untuk Kecamatan Mauk menuju Tangerang semakin gemilang,” tutur Angga.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengkab IPSI Kabupaten Tangerang, H. Yani Sutisna, S.H., M.Si., mengingatkan bahwa pencak silat memiliki nilai yang lebih luas dari sekadar olahraga fisik.

“Pencak silat bukan sekadar untuk bela diri, tetapi juga untuk meraih prestasi. Lebih dari itu, pencak silat adalah warisan leluhur yang memuat nilai akhlak, budi pekerti, dan persaudaraan. Saya berharap IPSI Mauk bisa menjadi wadah inklusif bagi generasi muda untuk menempa diri, menjauhi kegiatan negatif, serta mencetak pesilat tangguh hingga tingkat nasional dan internasional yang tetap memegang teguh adab,” tegas Yani.

Dukungan juga mengalir dari Ketua DKKT, Hj. Aida Ubaidah, S.E., M.M., yang menekankan pentingnya menjaga identitas kebudayaan Banten melalui pencak silat.

“Ini adalah tugas suci untuk menjaga dan merawat martabat seni silat dan budaya yang merupakan warisan asli para Jawara Banten. Mari kita wujudkan persatuan serta kedamaian dengan galakkan latihan bersama dan menghidupkan kembali festival seni budaya pencak silat,,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabar Duka, Penceramah Kondang KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia, Mahpudin Kipang: KH Ahmad Fudholi Sosok Guru dan Tokoh Ulama
Polda Banten Imbau Warga Tetap Tenang Hadapi Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Memori Permainan Tradisional yang Kian Tergantikan Layar Kaca
Antusias Warga Perumahan Rajeg Asri Bergotong Royong Untuk Pembangunan Masjid Al-Islahiyyah
Minyak Zaitun Extra Virgin (EVOO) Disebut Baik untuk Jantung, Otak dan Usus, Ini Alasannya
Kemarau Panjang, BNPB dan Tb. Udi Juhdi Respons Kesulitan Air Warga Surianeun Jelang Maulid Nabi
Kami Ada Untuk Anda, Terima Jasa Kontruksi, Harga Bersahabat Dan Dijamin Berkualitas
Cara Membuat Telur Asin dari Telur Ayam agar Masir dan Berminyak
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 07:19 WIB

Kabar Duka, Penceramah Kondang KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia, Mahpudin Kipang: KH Ahmad Fudholi Sosok Guru dan Tokoh Ulama

Senin, 7 September 2026 - 02:51 WIB

IPSI Kecamatan Mauk Resmi Dilantik, Abdul Ghofur SH: Merangkul Seluruh Elemen Seni Bela Diri

Minggu, 6 September 2026 - 13:01 WIB

Polda Banten Imbau Warga Tetap Tenang Hadapi Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 5 September 2026 - 09:31 WIB

Memori Permainan Tradisional yang Kian Tergantikan Layar Kaca

Jumat, 4 September 2026 - 06:22 WIB

Antusias Warga Perumahan Rajeg Asri Bergotong Royong Untuk Pembangunan Masjid Al-Islahiyyah

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com