Ketua Media Center Sukadiri Akan Laporkan Temuan Proyek Jalan Jati–Sepatan ke Inspektorat, Kejaksaan dan Aparat Penegak Hukum

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, TANGERANG – Ketua Media Center Sukadiri (MCS), Ijum Setiawan SH., memastikan akan melaporkan sejumlah temuan dan bukti terkait pelaksanaan Proyek Rekonstruksi Jalan Jati–Sepatan senilai Rp9,276 miliar kepada Inspektorat Kabupaten Tangerang, Kejaksaan Negeri Tangerang, serta instansi berwenang lainnya.

Langkah tersebut diambil setelah MCS melakukan pemantauan lapangan dan menghimpun berbagai dokumentasi yang diduga menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang seharusnya menjadi acuan dalam proyek tersebut.

Menurut Ijum, proyek yang dibiayai oleh uang rakyat wajib dilaksanakan secara transparan, profesional, dan sesuai kontrak. Oleh karena itu, setiap dugaan penyimpangan harus diuji melalui audit dan pemeriksaan yang independen.

“Kami telah mengumpulkan sejumlah data, dokumentasi, dan informasi lapangan yang akan kami serahkan kepada aparat berwenang. Biarlah lembaga yang memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan dan menyimpulkan ada atau tidaknya pelanggaran,” ujar Ijum Setiawan .SH.

Ia menegaskan bahwa laporan tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara. Menurutnya, proyek bernilai miliaran rupiah tidak boleh luput dari pengawasan publik.

“Jika pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi, tentu hasil audit akan membuktikannya. Namun jika ditemukan adanya pengurangan mutu, pengurangan volume, atau pelaksanaan yang tidak sesuai kontrak, maka pihak yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkannya secara hukum,” tegasnya.

MCS juga meminta agar dilakukan audit menyeluruh terhadap dokumen kontrak, hasil pengujian material, volume pekerjaan, hingga proses pengawasan yang dilakukan selama proyek berlangsung.

“Kami tidak ingin uang rakyat habis hanya untuk menghasilkan pekerjaan yang kualitasnya dipertanyakan. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menghasilkan infrastruktur yang kuat serta berumur panjang,” katanya.

Ijum menambahkan bahwa apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan indikasi kerugian negara atau pelanggaran terhadap ketentuan pengadaan dan pelaksanaan konstruksi, maka aparat penegak hukum harus bertindak tegas tanpa pandang bulu.

“Jangan sampai proyek publik berubah menjadi beban masyarakat di masa depan akibat dugaan pekerjaan yang tidak sesuai standar. Transparansi dan penegakan hukum adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pembangunan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor, konsultan pengawas, dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi resmi guna menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CBR Tak Terlihat, Kepadatan Dipertanyakan: Proyek Jalan Jati–Sepatan Rp9,2 Miliar Diminta Diaudit
Pembangunan IRFOM di Desa Idaman Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran
Pembangunan Saluran Air U-Ditch di Desa Kosambi Sukadiri Tangerang Dibangun, Warga dan Ketua PAC Fraksi Gerindra Sambut Apresiasi
SDN Turus 1 Disorot, Publik Menanti Langkah Disdik Pandeglang: Verifikasi Kapan Dilakukan?
PROYEK PEMERINTAH: KETIKA KEDEKATAN, PINJAMAN, DAN PEKERJAAN MULAI DIPERTANYAKAN
Alhamdulillah, Jalan Raya Gardu Tanah Merah Mulai Diperbaiki, Warga Desa Kayu Agung Sampaikan Apresiasi
Butuh Uluran Tangan, Keluarga Sukri Bertahan di Rumah Rapuh yang Bocor dan Tidak Layak Huni di Panimbang
RT 02 Berikan Klarifikasi : Pengajuan Rumah Warga Kampung Rawa Beureum Sudah Diusulkan, Pihak Keluarga Akui Bantuan Diterima Lewat Anak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 04:04 WIB

Ketua Media Center Sukadiri Akan Laporkan Temuan Proyek Jalan Jati–Sepatan ke Inspektorat, Kejaksaan dan Aparat Penegak Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:16 WIB

CBR Tak Terlihat, Kepadatan Dipertanyakan: Proyek Jalan Jati–Sepatan Rp9,2 Miliar Diminta Diaudit

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Pembangunan IRFOM di Desa Idaman Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Pembangunan Saluran Air U-Ditch di Desa Kosambi Sukadiri Tangerang Dibangun, Warga dan Ketua PAC Fraksi Gerindra Sambut Apresiasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:27 WIB

SDN Turus 1 Disorot, Publik Menanti Langkah Disdik Pandeglang: Verifikasi Kapan Dilakukan?

Berita Terbaru

Lifestyle

Calon Ketum PBNU Diputuskan Dengan Sistem Voting

Minggu, 30 Agu 2026 - 00:27 WIB

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com