Proyek Bedah Rumah di Kampung Kuya Diduga Minim Transparansi, Papan Informasi Belum Terpasang

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com, KABUPATEN TANGERANG – Proyek pembangunan bedah rumah yang didanai melalui anggaran pokok pikiran (Pokir) anggota dewan di Kampung Kuya, RT 001/RW 003, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek yang telah berjalan selama dua hari tersebut belum dilengkapi papan informasi proyek, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media di lokasi, proyek tersebut mencakup pembangunan dua unit rumah. Saat ini pekerjaan masih berada pada tahap pengerjaan pondasi.

Saat dikonfirmasi, salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengaku belum mengetahui alasan belum dipasangnya papan informasi proyek.

“Papan proyek belum dipasang, saya belum tahu. Untuk bahan material disuplai dari toko material,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 001/RW 003 Kampung Kuya, Zaenal, mengaku tidak menerima pemberitahuan maupun koordinasi terkait pelaksanaan proyek tersebut.

“Kegiatan ini tidak ada koordinasi dengan saya, padahal lokasinya tepat di samping rumah saya,” katanya.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, papan informasi proyek belum terlihat terpasang. Selain itu, tidak tampak pengawas maupun mandor pelaksana di lokasi pekerjaan. Sejumlah pekerja juga terlihat belum menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagai bagian dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Ketua Media Center Jayanti (MCJ), Bonai Supriyadi, menilai setiap proyek yang dibiayai menggunakan anggaran negara semestinya mengedepankan prinsip transparansi.
“Setiap proyek yang menggunakan uang negara atau bersumber dari pajak masyarakat seharusnya memasang papan informasi. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana kegiatan, serta jangka waktu pelaksanaannya,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi terkait pelaksanaan proyek tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Musim Tanam, Pemerintah Desa Buaran Mangga Bersama Para Petani Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi
Jembatan Gantung Cibungur – Sukaresmi Bernilai Rp6,9 Miliar, Sejumlah Warga Minta Pengawasan Maksimal dan Dikerjakan Sesuai Spesifikasi 
Miris, Janda Anak Dua Desa Gaga Pakuhaji Tangerang Tinggal Di Rumah Tidak Layak Huni
Revitalisasi Dua SMP IT di Kecamatan Picung Disorot, Penggunaan Bata Ringan dan Dugaan Kelemahan Konstruksi Tuai Pertanyaan Publik
Demi Meraup Keuntungan, Pekerjaan jalan Betonisasi Jalan Sukadiri Tangerang Diduga Terkesan Asal Asalan
Keren…!!! Taman Sepatan Timur di Minati Warga
Camat Mauk Tinjau Langsung Rumah Reyot di Kijereng, Janjikan Bantuan untuk Warganya  
Kereeen…!!! Kantor Kecamatan Sepatan Ada Tempat Bermain Untuk Anak Anak
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:06

Proyek Bedah Rumah di Kampung Kuya Diduga Minim Transparansi, Papan Informasi Belum Terpasang

Rabu, 1 Juli 2026 - 03:08

Sambut Musim Tanam, Pemerintah Desa Buaran Mangga Bersama Para Petani Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:11

Jembatan Gantung Cibungur – Sukaresmi Bernilai Rp6,9 Miliar, Sejumlah Warga Minta Pengawasan Maksimal dan Dikerjakan Sesuai Spesifikasi 

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:33

Miris, Janda Anak Dua Desa Gaga Pakuhaji Tangerang Tinggal Di Rumah Tidak Layak Huni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:21

Revitalisasi Dua SMP IT di Kecamatan Picung Disorot, Penggunaan Bata Ringan dan Dugaan Kelemahan Konstruksi Tuai Pertanyaan Publik

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com