Ahli Gizi dan Kepala SPPG Dipertanyakan, Makanan Siap Saji MBG Pasirgadung Dikeluhkan Wali Murid

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Pandeglang, Sejumlah wali murid di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, mempertanyakan kualitas dan komposisi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima peserta didik di beberapa sekolah dari dapur yang berlokasi di Desa Pasirgadung, Rabu (14/01/2026).

Mereka mendesak agar ahli gizi dan Kepala Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) bertanggung jawab atas makanan siap saji yang dinilai tidak memenuhi standar kecukupan gizi dari dapur Pasirgadung.

Keluhan tersebut mencuat setelah wali murid menilai menu MBG yang dibagikan selama sepekan cenderung monoton dan tidak seimbang. Salah seorang wali murid berinisial MN, warga Desa Cimoyan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap paket MBG yang diterima siswa di SDN Cimoyan 2, MI, MTs Buraluk, dan sekolah lainnya di wilayah Patia.

“Selama seminggu isinya hanya susu kotak, jeruk, pisang, telur, roti, dan camilan dari dapur Pasir Gadung. Jumlah dan variasinya itu-itu saja,” ujar MN

Pernyataan tersebut disampaikan MN dalam bahasa daerah setempat yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Menurutnya, menu MBG yang dibagikan belum mencerminkan prinsip gizi seimbang sebagaimana tujuan utama program nasional tersebut. Ia juga menilai dapur penyedia MBG tidak menunjukkan peningkatan variasi menu dalam kurun waktu satu minggu.

“Kalau memang ada dapur MBG dan tenaga profesional, seharusnya isinya tidak seperti itu saja setiap hari,” katanya.

Sorotan wali murid tersebut mengarah pada peran ahli gizi yang seharusnya terlibat aktif dalam program MBG. Secara normatif, ahli gizi bertugas memastikan menu memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG), menghitung porsi sesuai kebutuhan peserta didik, memilih bahan pangan yang aman dan terjangkau, serta mengawasi proses pengolahan makanan agar higienis dan sesuai standar nutrisi.

“Di atas kertas tugasnya jelas, tapi kenyataannya di lapangan tidak demikian,” ujar MN.

Selain ahli gizi, wali murid juga mempertanyakan peran Kepala SPPG. Dalam struktur pelaksanaan MBG, Kepala SPPG diketahui memiliki tanggung jawab penuh terhadap proses operasional, mulai dari memasak, pematangan, pemorsian, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

“Kalau memang Kepala SPPG bertanggung jawab penuh, lalu siapa yang mengawasi kualitas makanan yang sampai ke anak-anak? Jangan sampai semua ini hanya sekadar pelengkap administrasi,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Kecamatan Patia, pengelola dapur MBG, maupun ahli gizi yang bertugas terkait keluhan para wali murid tersebut.

Para orang tua berharap ada evaluasi menyeluruh agar program MBG benar-benar memberikan manfaat optimal bagi tumbuh kembang anak-anak sekolah, bukan sekadar memenuhi kewajiban distribusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FORJA Banten dan GWI DPD Banten Pertanyakan Pengawasan Korcam Menes dan KSPPG Terkait Dugaan Legalitas Dapur MBG
Miftah Shuritho Camat Sepatan Timur Ucapkan Selamat HUT Republik Indonesia Yang Ke 81,Mari Kita Kenang Jasa Para Pahlawan
FORJA Banten Kawal Revitalisasi Situ Cikedal hingga Tuntas, Kontraktor Diingatkan Tak Abaikan Spesifikasi dan Mutu
AMPH Sumut Kecewa Kejagung Tak Berani Menahan Mantan Jampidsus
Butuh Uluran Tangan, Keluarga Sukri Bertahan di Rumah Rapuh yang Bocor dan Tidak Layak Huni di Panimbang
Poldasu Siap Kawal Pendistribusian BBM, Setidaknya 786 Personel Poldasu Dikerahkan Amankan Distribusi BBM
GINTUNG DAN BAU PEMBIARAN: Ketika Sampah Menumpuk, Kepercayaan Publik Ikut Membusuk
Kekosongan BPD dan Kepala Dusun Berlarut, Masyarakat Desa Sukadame Pertanyakan Efektivitas Pelayanan Pemerintahan Desa
Berita ini 39 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:55

FORJA Banten dan GWI DPD Banten Pertanyakan Pengawasan Korcam Menes dan KSPPG Terkait Dugaan Legalitas Dapur MBG

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:14

Miftah Shuritho Camat Sepatan Timur Ucapkan Selamat HUT Republik Indonesia Yang Ke 81,Mari Kita Kenang Jasa Para Pahlawan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:49

FORJA Banten Kawal Revitalisasi Situ Cikedal hingga Tuntas, Kontraktor Diingatkan Tak Abaikan Spesifikasi dan Mutu

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:39

AMPH Sumut Kecewa Kejagung Tak Berani Menahan Mantan Jampidsus

Senin, 20 Juli 2026 - 12:54

Butuh Uluran Tangan, Keluarga Sukri Bertahan di Rumah Rapuh yang Bocor dan Tidak Layak Huni di Panimbang

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com