Proyek Miliaran di Alun-alun Pagelaran Berantakan, diduga asal-asalan , Ketua Aktivis Independen Angkat Suara

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suarapanturanews.com, Pandeglang Banten –Proyek pembangunan senilai miliaran rupiah di kawasan Alun-alun Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuai sorotan tajam dari masyarakat dan aktivis setelah sejumlah kerusakan ditemukan meski baru selesai dikerjakan.

Ketua Aktivis Independen, TB Tobi, menilai hasil pekerjaan tersebut jauh dari kata maksimal. Menurutnya, kualitas pembangunan patut dipertanyakan karena banyak bagian sudah mengalami kerusakan dalam waktu sangat singkat.

Berdasarkan hasil pantauan awak media bersama TB Tobi, beberapa bagian infrastruktur tampak retak dan mengelupas. Selain itu, pemasangan paving block terlihat tidak rapi. Rumput yang tumbuh di sela-sela paving turut menguatkan dugaan bahwa proses pemadatan dasar tidak dikerjakan dengan baik.

Tidak hanya area paving, pembangunan lapangan voli yang juga baru rampung ikut menjadi sorotan. Sebagian permukaan lapangan tampak mengelupas sehingga menimbulkan tanda tanya terkait kualitas pekerjaan kontraktor pelaksana.

TB Tobi menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan aksi dan mendesak Dinas Perkim untuk turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut.

Di lokasi yang sama, seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi pembangunan tersebut.

“Kami kecewa dengan pembangunan yang terkesan asal-asalan. Hasilnya seperti ini, padahal ini fasilitas umum yang seharusnya bisa kami manfaatkan dengan baik,” ujarnya kepada wartawan.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan menyeluruh, termasuk mengaudit pihak kontraktor yang memenangkan tender, guna memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi dan standar kualitas yang telah ditentukan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun pelaksana proyek belum memberikan klarifikasi resmi terkait kondisi di lapangan maupun keluhan masyarakat.

Redaksi membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan, klarifikasi, atau tanggapan atas pemberitaan ini.(red/Dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Sekolah SMP Mathla’ul Anwar Buaranjati Sukadiri Ucapkan Selamat HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
H. Robinsar Lantik 8 Depicab SOKSI se-Banten, Tegaskan Konsolidasi Organisasi untuk Kemenangan Golkar
Keluarga Besar SMP N 1 Sukadiri Mengucapkan Selamat HUT RI ke-81
Seleksi Taruna Akpol TA 2026 Masuki Tahap Akhir, Wakapolri Pimpin Pemeriksaan Penampilan 404 Calon Taruna di Semarang
Tidak Dipilih Bukan Berarti Tidak Berharga
Ajak Siswa Stop Bullying Melalui Edukasi Interaktif, Ketua MCS Jadi Narasumber MPLS Di SDN Karangserang 1 Sukadiri Mengisi Dengan Cara Mendongeng
Panitia SPMB SMPN 1 Sepatan Menuai Sorotan, Masyarakat Pertanyakan Transparansi Penerimaan Siswa Baru
Ratusan Murid Baru SMPN 1 Sukadiri Ikuti MPLS, Ketua MCS Ajak Siswa Menjadi Generasi Pembelajar, Berprestasi, dan Berkarakter
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:33

H. Robinsar Lantik 8 Depicab SOKSI se-Banten, Tegaskan Konsolidasi Organisasi untuk Kemenangan Golkar

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:04

Keluarga Besar SMP N 1 Sukadiri Mengucapkan Selamat HUT RI ke-81

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:52

Seleksi Taruna Akpol TA 2026 Masuki Tahap Akhir, Wakapolri Pimpin Pemeriksaan Penampilan 404 Calon Taruna di Semarang

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:57

Tidak Dipilih Bukan Berarti Tidak Berharga

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:13

Ajak Siswa Stop Bullying Melalui Edukasi Interaktif, Ketua MCS Jadi Narasumber MPLS Di SDN Karangserang 1 Sukadiri Mengisi Dengan Cara Mendongeng

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com