Di Antara Amanah Negara dan Suara Nurani: Apresiasi untuk Prabowo, Teguran Etis bagi Pengelola MBG Nasional

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — Pandeglang, Kesadaran adalah cermin terdalam yang memantulkan makna setiap tindakan manusia. Dalam ruang hidup yang fana, setiap keputusan—sekecil apa pun—meninggalkan jejak moral yang kelak dimintai pertanggungjawaban. Tidak ada perbuatan yang benar-benar lenyap; semuanya menetap dalam ingatan nurani. Kamis (15/1/2026).

Bagi pemilik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dengan sengaja mengurangi porsi makanan, seharusnya tumbuh rasa gentar yang lahir dari perenungan batin. Sebab kehidupan dunia bukanlah panggung abadi. Ia berujung pada liang lahat, tempat kesunyian menjadi saksi dan keadilan ilahi mulai berbicara. Di sana, tipu daya kehilangan alasan, dan kejujuran menemukan nilainya yang sejati.

Kesadaran akan keterbatasan waktu manusia semestinya melahirkan tanggung jawab etis, bukan kelicikan yang dibungkus keuntungan sesaat. Mengurangi hak gizi anak bangsa bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan persoalan moral yang menyentuh martabat kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Makan Bergizi Gratis merupakan ikhtiar kebangsaan yang bertumpu pada amanah dan empati. Program ini dirancang untuk menumbuhkan generasi yang sehat secara jasmani dan jernih dalam akal budi—sebuah investasi moral bagi masa depan Indonesia.

Namun ketika sebagian pelaku usaha menukar nilai pengabdian dengan laba, esensi pelayanan publik berubah menjadi transaksi kering makna. Gizi yang diabaikan bukan hanya persoalan nutrisi, melainkan pengkhianatan terhadap tujuan bersama. Dalam perspektif filsafat moral, tindakan semacam ini mereduksi manusia menjadi sekadar alat ekonomi, bukan subjek bermartabat yang bertanggung jawab atas akibat perbuatannya.

Sang Jurnalis Desa Kasman, putra Patia yang lahir di Kampung Dungushaur, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas ikhtiar menghadirkan kebaikan melalui program Makan Bergizi Gratis. Kebijakan ini dipandang sebagai wujud nyata keberpihakan negara terhadap masa depan generasi bangsa.

Namun apresiasi tersebut sekaligus menjadi pengingat etis: kebijakan yang luhur memerlukan pelaksana yang berintegritas. Tanpa kesetiaan pada nilai kejujuran dan tanggung jawab, program terbaik pun dapat tereduksi oleh kepentingan sempit dan keserakahan sesaat.

Maka, marilah menata ulang kesadaran bersama—bahwa setiap sajian adalah amanah, setiap porsi adalah tanggung jawab, dan setiap niat akan dipertemukan dengan akibatnya. Di hadapan waktu yang menutup dan keadilan yang membuka, hanya kejujuran yang mampu membela diri.

Penulis : Dedi Supandi Kaperwil Banten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selain Air Putih, 6 Minuman Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Menjaga Kesehatan Ginjal
Jangan Merokok di Rumah! Asap Rokok Bisa Picu Pneumonia pada Anak dan Keluarga
Hati-Hati, Penyakit Pernapasan yang Mulai Menyerang
Korban Laka Lantas Diduga Lamban Ditangani di RS Hermina Cilegon, Ketum GWI Soroti Respons Pelayanan IGD
Musim Kemarau, Dokter Ingatkan Bahaya Dehidrasi: Jangan Tunggu Haus Baru Minum
Strategi Guru dalam Menumbuhkan Literasi Digital Siswa
Menakar Makna Olahraga bagi Remaja
Kenapa Suka Pusing atau Berkunang-kunang Saat Berdiri?
Berita ini 35 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:31 WIB

Selain Air Putih, 6 Minuman Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Jumat, 25 September 2026 - 20:25 WIB

Jangan Merokok di Rumah! Asap Rokok Bisa Picu Pneumonia pada Anak dan Keluarga

Jumat, 25 September 2026 - 09:36 WIB

Hati-Hati, Penyakit Pernapasan yang Mulai Menyerang

Kamis, 24 September 2026 - 08:56 WIB

Korban Laka Lantas Diduga Lamban Ditangani di RS Hermina Cilegon, Ketum GWI Soroti Respons Pelayanan IGD

Selasa, 15 September 2026 - 02:51 WIB

Musim Kemarau, Dokter Ingatkan Bahaya Dehidrasi: Jangan Tunggu Haus Baru Minum

Berita Terbaru

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com