Diduga Bocah 9 Tahun di Kubangkampil Jadi Korban Kekerasan Brutal

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapanturanews.com — PANDEGLANG, Peristiwa memilukan mengguncang warga Desa Kubangkampil, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang. Seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun bernama Om diduga menjadi korban kekerasan brutal yang dilakukan oleh seorang pria dewasa, yang diketahui merupakan tetangga korban.

Insiden tersebut terjadi pada Senin dini hari (29/12/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Kejadian itu meninggalkan trauma mendalam bagi korban maupun keluarganya.

Ibu korban, menuturkan bahwa peristiwa bermula saat kondisi rumah dalam keadaan sunyi. Terduga pelaku diduga masuk ke rumah melalui pintu belakang sebelum melakukan aksi kekerasan terhadap korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku masuk ke rumah, menarik anak saya dari dalam kamar, lalu menyeretnya ke bagian belakang rumah,” ujarnya saat di temui wartawan dengansuara bergetar

Ia mengungkapkan, anaknya kemudian mengalami tindak kekerasan fisik berupa cekikan dan pembekapan mulut oleh pelaku selama beberapa waktu. Korban yang masih berusia sangat belia tidak mampu melawan dan mengalami ketakutan serta trauma berat setelah kejadian tersebut. Usai melakukan aksinya, pelaku meninggalkan korban dalam kondisi terguncang.

Peristiwa ini memicu keprihatinan dan kecaman dari masyarakat sekitar. Warga menilai tindakan tersebut sebagai kejahatan serius terhadap anak yang tidak dapat ditoleransi dalam keadaan apa pun.

Yanti berharap aparat penegak hukum segera bertindak cepat dan tegas untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saya meminta kepada pihak kepolisian agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Anak saya masih kecil dan kini mengalami trauma berat. Saya tidak ingin kejadian seperti ini terulang, baik pada anak saya maupun anak-anak lainnya,” tegasnya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan anak di lingkungan terdekat. Masyarakat kini menantikan langkah cepat aparat kepolisian untuk menegakkan keadilan serta memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suarapanturanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Banten Ungkap Dugaan Korupsi Kredit BJB Rp9,4 Miliar, Kerugian Negara Capai Rp8,7 Miliar
Sindikat Spesialis Curi Mobil Losbak Dibongkar Polda Banten, 11 Kendaraan Diamankan
Kepergok Warga Saat Beraksi, Maling Spion di Cikupa Digelandang ke Polsek
Ditreskrimum Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Pick Up, Tiga Pelaku Ditangkap
Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU
Gabungan Media Bersama GWI Temukan Kios Kosmetik Diduga Menjual Obat Keras Daftar G di Tangerang Selatan
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu di Lubuk Pakam
Laskar Gibran Minta Dugaan Kasus Pencabulan Siswi SD di Tangerang Diusut Transparan dan Berkeadilan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:29 WIB

Polda Banten Ungkap Dugaan Korupsi Kredit BJB Rp9,4 Miliar, Kerugian Negara Capai Rp8,7 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 10:20 WIB

Sindikat Spesialis Curi Mobil Losbak Dibongkar Polda Banten, 11 Kendaraan Diamankan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:31 WIB

Kepergok Warga Saat Beraksi, Maling Spion di Cikupa Digelandang ke Polsek

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Ditreskrimum Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Pick Up, Tiga Pelaku Ditangkap

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:24 WIB

Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU

Berita Terbaru

Kesehatan

Menakar Makna Olahraga bagi Remaja

Rabu, 9 Sep 2026 - 00:55 WIB

error: Hak Cipta Suarapanturanews.com